Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Pergeseran posisi kursi jabatan Kepala Kepolisian Resort Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali terjadi, Selasa (13/11/2018).
Posisi AKBP Fadillah Zulkarnaen sebagai Kapolres Sumenep kini diganti oleh AKBP Muslimin sebagai kapolres baru. Kapolres baru (AKBP Muslimin red) sebelumnya bertugas sebagai Penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Begitu pula, sebelum bertugas di KPK, AKBP Muslimin terlebih dahulu bertugas di daerah Kalimantan Barat.
Pergeseran posisi jabatan dilakukan serah terima atau pisah sambut petinggi Mapolres Sumenep di Halaman Mapolres Sumenep berjalan dengan penuh khidmat.
Fadillah Zulkarnaen, kini memangku jabatan baru sebagai Wakil Direktur (Wadir) Narkoba di Polda Banten.
“Kami lama di Kalimantan Barat, selama 6 tahun, disana ketemu jodoh, istri saya sekarang, saat itu jadi Pamapta, ketemu saat dinas kemudian agak lama pacaran terus menikah,” kata AKBP Muslimin, saat memberikan sambutan di acara pisah sambut.
Lebih jauh, Muslimin menceritakan,
sejak Februari 2009 hingga Februari 2017 ditugaskan menjadi penyidik KPK.
“Jadi, riwayat jabatan kami hanya sedikit, kalau dihitung-hitung di Kepolisian kami hanya 6 tahun. Karena hanya menjabat Pamapta, KBO, KBO Reskrim, Kapolsek dua kali kemudian Kasat Narkoba sekali”.
“Karir saya di Kepolisian yang belum lengkap adalah jabatan Kabag Ops dengan Jabatan Wakapolres, itu tidak sempat kami dapatkan karena kami di 2009 itu sudah di KPK,” paparnya.
Menurutnya, Selama di KPK banyak pengalaman yang ia dapat. Salah satunya meski Kantor Dinas di Jakarta, namun dia bisa menjajaki beberapa daerah di Indonesia.
Namun, untuk Pulau Madura belum pernah dikunjungi hingga saat ini, baru menjabat sebagai kapolres Sumenep.
Karir AKBP Muslimin, sebelumnya dirinya juga menjabat sebagai Kapolres Magetan. Selama ini, dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur, Magetan merupakan daerah yang tidak tersentuh KPK.
“Sering menyampaikan ke Pemerintah Daerah, mohon ijin kalau di jalur tol itu sudah kenak, berncandanya demikian, mulai dari Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun Kota”.
“Mudah-mudahan di Magetan sampai kapanpun tidak kenak dari KPK. Tadi, disampaikan ternyata di Madura juga Sumenep yang Insya Allah tidak kenak juga, saya berharap, berdoa jangan sampai lunas oleh KPK, karena semua Kabupaten sudah kenak,” jelasnya.
Sementara Kapolres Magetan saat ini dijabat oleh perwira yang pernah ditugaskan di KPK.
“Ini yang menggantikan saya ( Kapolres Magetan red), itu juga dari KPK, Bang Muhammad Riffai angkatan 99, itu dia 10 tahun di KPK. Kemudian saya 8 tahun di KPK. InsyaAllah hari Kamis disana ada acara pisah sambut juga,” tutupnya. (Yasid)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























