Malang – media lintas indonesia, Ciptakan Kabupaten Malang aman dan kondusif menjelang Pileg dan Pilpres tahun
2019, itulah semangat yang di usung pada Rapat Koordinasi (Rakor) Ketertiban dan Keamanan.
Melalui Rakor yang digagas Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung ini di ikuti oleh Wakil Bupati
Malang H. Sanusi, Dandim 0818 Malang, Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Malang, KPU Kab Malang,
Muspika dan Kepala Desa se Kabupaten Malang beserta Toga, Tomas, Toda dan tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Malang H. Sanusi dalam sambutannya menyampaikan aspirasi penting untuk membangun
kualitas demokrasi dan menciptakan Sitkamtibmas yang aman menjelang pemilu 2019.
“Dalam menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, sangat penting bagi kita untuk menyiapkan segalanya untuk
menciptakan kondisi yang aman dan tidak sampai terlena dengan segala potensi ancaman yang ada. Oleh
karena itu kita harus selalu waspada dalam membangun kualitas demokrasi,” terang H. Sanusi dalam
sambutannya yang berlangsung, Jumat (07/12/2018)
Ditambahkannya, kondisi pesta demokrasi di Kabupaten Malang selalu berjalan dengan kondusif dan lancar,
ini semua tidak luput dari peran para tokoh masyarakat dan jajaran Kepolisian maupun TNI.
“Atas nama Pemkab Malang, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara
ini sehingga, berkah adanya acara seperti ini sebelumnya pesta demokrasi di Kabupaten Malang selalu
berjalan dengan kondusif dan aman. Harapan saya kedepannya juga demikian,” imbuh Wabup Malang
dengan nada penuh harap.
Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menegaskan agar patut bangga dan juga bisa
menjadikan sebagai alarm dalam mempersiapkan kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Kita patut bangga karena Kabupaten Malang sudah respontif. Disisi lain, rakor ini sebagai alarm atau
reminder bagi kita semua dalam mempersiapkan kesiapan Pemilu 2019,” tegas Kapolres Malang.
Ditengah-tengah rakor, Kapolres pun menambahkan, langkah dan upaya untuk membangun kondusivitas
dan sinergi.
1. Polres Malang telah melaksanakan penandatanganan MOU Sentra Gakkumdu
2. Dibutuhkannya personel linmas agar segera di rekrut serta dilatih untuk turut menjaga beberapa jumlah
TPS
3. Untuk mendapatkan Pemilu yabg yang lancar dan aman, Polri dan TNU termasuk Toga dan Tomas
semua harus berperan.
4. Peran 3 pilar plus untuk deteksi dan cegah dini, agar tidak ada ruang hampa yang bisa membuat
gangguan Kamtibmas.
5. Perlunya melakukan kegiatan-kegiatan cipta kondisi sebelum pelaksanaan, agar Pemilu berjalan lancar.
6. Untuk mendinginkan suhu politik yang semakin hangat, Polri membentuk Satgas Nusantara. Dalam
tugasnya berupaya cipkon agar sebelum, saat, dan pasca pemilu situasi tetap aman dengan didukung
oleh seluruh unsur 3 pilar.(narto)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























