Baturaja, OKU – Median Lintas Indonesia – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Ogan Komering Ulu sumatera selatan ahirnya memberi persetujuan pada pembahasan RAPBD OKU Th 2019 senilai 1.5 Triluan lebih . persetujuan terhadap Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ini dikuatkan dalam Rapat Paripurna Dewan mendengarkan pendapat ahir fraksi fraksi sekaligus penanda tanganan kesepakatan bersama antara Ketua DPRD OKU dan Bupati OKU di Baturaja Kamis (219/11) . Seluruh fraksi Dewan menyatakan sikap menerima hasil pembahasan RAPBD untuk di jadikan APBD, hingga tidak satupun utusan Parpol di lembaga terhormat itu menyatakan keberatan atau menolak,kecuali Fraksi Demokrat yang memberikan catatan untuk Diunas PU Binamarga Ciptakarya yang di pimpin Ir Hilman dan Dinas Pemukiman yang di pimpin Ir Ulia Mahdi.
Fraksi Demokrat meminta Bupati OKU agar kedepan,kedua lembaga ini membuat istimasi rencana kegiatan yang sejalan dengan pendapat Dewan.
Ketua DPRD OKU Zaflin Ipnai SE yang jadi pimpinan sidang mengatakan,Pembahasan RAPBD yang dilakukan dalam waktu terbatas,cukup menyita tenaga dan pikiran,mengingat ahir Nopember pembahasan harus dilakukan ketok palu untuk di ajukan koreksi kepada Gubernur. ” meski sebelumnya setiap pembahasan, harus terjadi perdebatan serta silang pendapat,tapi tujuanya tak lain untuk mencari jalan terbaik dalam pemanfaatan keuangan daerah yang mendahulukan skala prioritas,efektif dan efesien hingga berpihak pada kepentingan publik sekaligus kepentingan seluruh Rakyat Ogan Komerimng Ulu. karena itulah atas nama seluruh anggota Dewan,Zaplin menyampiakn permohonan maaf kepada seluruh Rakyat Kabupaten OKU yang aspirasinya belum sempat menjadi realisasi pada tahun anggaran ini,sebab nilai keuangan daerah terbatas tentu memaksa Dewan untuk menempatkan pembangunan yang lebih mendesak,lalu merencanakan penganggaran yang tertunda pada tahun mndatang “kata Zaplin.
Ketua DPRD OKU Zaflin Ipnai SE yang jadi pimpinan sidang mengatakan,Pembahasan RAPBD yang dilakukan dalam waktu terbatas,cukup menyita tenaga dan pikiran,mengingat ahir Nopember pembahasan harus dilakukan ketok palu untuk di ajukan koreksi kepada Gubernur. ” meski sebelumnya setiap pembahasan, harus terjadi perdebatan serta silang pendapat,tapi tujuanya tak lain untuk mencari jalan terbaik dalam pemanfaatan keuangan daerah yang mendahulukan skala prioritas,efektif dan efesien hingga berpihak pada kepentingan publik sekaligus kepentingan seluruh Rakyat Ogan Komerimng Ulu. karena itulah atas nama seluruh anggota Dewan,Zaplin menyampiakn permohonan maaf kepada seluruh Rakyat Kabupaten OKU yang aspirasinya belum sempat menjadi realisasi pada tahun anggaran ini,sebab nilai keuangan daerah terbatas tentu memaksa Dewan untuk menempatkan pembangunan yang lebih mendesak,lalu merencanakan penganggaran yang tertunda pada tahun mndatang “kata Zaplin.
Kesempatahn sama Bupati OKU Drs H Kuryana Azis mengaku berterima ksih yang setinggi tingginya kepada seluruh anggota Dewan,yang sudah melakukan pembahasan RAPBD OKU tahun 2019 hingga selesai tepat waktu “kata Bupati ** (red/Af)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























