Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / BABEL / Belitung / MARI KE FESTIVAL IRAU PANTAI BURONG MANDI DAMAR

MARI KE FESTIVAL IRAU PANTAI BURONG MANDI DAMAR

Koko haryanto

BELITUNG TIMUR  www.media-lintasindonesia.co.id. Dalam rangka kegiatan tahunan menjelang selamatan laut Desa Burong Mandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur mengadakan Festival Irau Pantai selama 2 hari dimulai Sabtu, (15/12) hingga Minggu (16/12).

Kegiatan hari pertama Sabtu (15/12) akan dikhususkan untuk Lomba Mancing Bebulus dan Perlombaan Mancing Bekater. Sementara di hadi ke dua Minggu (16/12) dikhususkan untuk acara hiburan dengan menampilkan konser musik dan hiburan artis ibu kota.

Ketua Umum Pelaksana Acara,  Koko Haryanto, mengatakan kegiatan tahunan ini merupakan tahun ke 8 kalinya festival serupa digelar. Bedanya pada tahun ini kegiatan tidak menggunakan dana desa.

“Kegiatan ini terselenggara berkat bantuan dari Kementerian Pariwisata dan beberapa sponsor di Jakarta. Kalau dulunya biasa menggunakan dana desa,” kata Koko.

Anggota Komisi I DPRD Beltim itu mengemukakan untuk kegiatan tahun ini berupa lomba yang mengangkat kearifan lokal desa. Khusus mancing bekater yang akan diperlombakan adalah mancing ikan kerisi yang memang sudah menjadi ikon kuliner Pantai Wisata Desa Burong Mandi.

“Ikan kerisi Burong Mandi dikenal sebagai ikan dengan tingkat kesegaran yang cukup baik,  mengingat jarak mancing yang relatif dekat.  Sehingga ikan yang didapat sangat fresh sekali,” beber Koko.

Mantan Kades Burung Mandi melanjutkan bahwa kegiatan tersebut juga untuk mendorong dan memotivasi nelayan agar cinta dengan laut, sebagai penopang ekonomi pasca Timah. Sekaligus juga sebagai sarana sosialiasasi untuk melestarikan laut dengan tidak mengunakan alat tangkap yang dilarang oleh UU.

“Semangat cinta laut inillah yang memotivasi diadakan festival ini,  sekaligus mengangkat ikon kuliner Pantai Burong Mandi. Begitu juga nantinya jangan sampai ada aktivitas tambang laut yang dapat merusak kekayaan laut kita yang sampai saat ini masih sangat potensial,”

Setelah memancing, ikan tangkapan nelayan akan dibakar bersama sama untuk dinikmati masyarakat dan pengunjung wisata yang datang ke pantai. Koko pun ngajak seluruh masyarakat untuk meramaikan kegiatan.

“Ayo beramai-ramai kita nikmati bersama ikan kerisi segar hasil tangkapan nelayan secara gratis. Harapan kita semoga kegiatan ini berjalan sukses dan lancar dengan hasil tangkapan yang maksimal”, tukasnya.

Makna irau pantai itu sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan di sepanjang pantai,  sambil melakukan aktivitas keseharian masyarakat seperti mancing. Layaknya irau degau dalam Bahasa Belitong yang artinya bersuara riang gembira beramai ramai dengan rasa kebersamaan dan kekompakan. (TIM)

Check Also

Tim Gabungan Sat Polairud Polres Belitung bersama Dit Polairud Polda Babel Tertibkan Tambang Ilegal di Pantai Dusun Ulim

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID BELITUNG – II Sat Polairud Polres Belitung bersama personel Dit Polairud Polda Kepulauan Babel …

Sikat Penyelundupan, Gabungan Satpolairud Polres Belitung dan Ditpolairud Polda Babel Gelar Operasi Ketat di Pelabuhan Tanjung Pandan

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID ,BELITUNG ,TANJUNG PANDAN || Upaya preventif untuk memperketat keamanan wilayah perairan dan mencegah segala …

Satlap Tri Cakti Kembali Gagalkan Pengiriman Pasir Timah Di Padang Kandis Membalong

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID – BELITUNG, Membalong ||Upaya dugaan penyelundupan pasir timah melalui jalur laut kembali digagalkan Satlap Tri Cakti, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!