Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Kecelakaan Lalin Tahun 2018 Di Kabupaten Sumenep Meningkat

Kecelakaan Lalin Tahun 2018 Di Kabupaten Sumenep Meningkat

Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) –  Kasus kecelakaan lalu lintas tahun 2018 di wilayah hukum, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ada peningkatan secara signifikan. Senin, (31/12/2018).

Peningkatan angka kecelakaan lalu lintas (Lalin) diketahui berdasarkan data yang dimiliki Polres Sumenep, tahun 2018 sebanyak 179 pengendara yang terlibat kecelakaan. Sementara ditahun 2017 sebanyak 164 kasus kecelakan lalin.

Rincianya, pada tahun 2018, ada 80 warga meninggal dunia akibat laka lantas. Pada tahun 2017 yang meninggal dunia sebanyak 67 pengendara. Mereka meninggal dunia dilokasi kejadian.

Adapun yang mengalami luka berat sebanyak 3 orang di Tahun 2018 dan 2 orang ditahun 2017, luka ringan akibat kecelakaan sebanyak 211 ditahun 2018 dan 253 ditahun 2017.

Dengan demikian, berdasarkan hasil perhitungan dari Polres Sumenep, kerugian material akibat kecelakaan ditahun 2018 mencapai Rp441.050.000 dan pada tahun 2017 mencapai Rp407.450.000.

Kapolres Sumenep AKBP Muslimin menyampaikan, mengantisipasi terjadi kecelakaan dan balap liar (Bali), utamanya pada malam tahun baru melakukan razia.

Dari hasil razia puluhan kendaraan kendaraan roda dua diamankan Satlantas Polres Sumenep.

“Selain mengantisipasi adanya balap liar, maka juga akan mengurangi pencurian kendaraan bermotor di Sumenep,” paparnya.

Dari beberapa kendaraan bermotor yang diamankan diantaranya karena menggunakan knalpot blong, tidak menggunakan ban standar dan juga tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan bermotor (bodong).

“Disamping itu, adalah untuk menjaga keselamatan para pengendaranya. Bahkan dalam menangani persoalan ini, kami sudah komunikasi dengan para ulama’ dan beliau mendukung,” tukasnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji akan menertiban sepeda bodong yang akan dilanjutkan ke daerah kepulauan. Kabarnya, ada indikasi kendaraan bermotor bodong banyak dikirim ke kepulauan.

“Semua ini untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Apalagi pada 2019 nanti pelaksanaan Pemilu. Jadi keamanan dan ketertiban masyarakat harus benar-benar dijaga. Jadi tujuaanya agar Sumenep ke depan lebih aman dan kondusif,” tutupnya. (Yasid)

Check Also

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Klas IIB Sumenep Digeledah

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Sumenep Digeledah

Sumenep, Lintasindonesia.co.id – Rutan Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali operasi penggeledahan kamar hunian …

Polres Sumenep Kawal Ketat Balik Mudik Gratis

SUMENEP, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID _Lintasindonesia.co.id- Balik mudik gratis jurusan Sumenep-Surabaya-Jakarta dari terminal Arya Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa …

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Aengdake, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!