LABUHANBATU SELATAN.M -Mediaintas Indonesia.Masyarakat, jurnalis dan LSM yang tergabung dalam komunitas LGC (labusel Green Community) akan adakan aksi demo keperusahaan PKS PT. Asam Jawa, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan setelah terjadinya air limbah dari PKS PT. asam Jawa mengalir kesungai Pinang Awan sehingga ikan ikan yang ada disungai pinang awan tersebut banyak yang mati diduga akibat dampak daripada limbah air yang dibuang kesungai Pinang Awan oleh Perusahaan PKS PT. Asam Jawa.
Namun pada tanggal 30/08/2019 saat Masyarakat yang tergabung diLGC (Labusel Green Community) mempertanyakan halnya kePerusahaan namun tidak diperbolehkan masuk oleh penjagaan security. Jika dilihat dari sudut pandang kesehatan sudah pasti sangat mengganggu alam lingkungan sekitar, khususnya aliran sungai Pinang Awan yang membentang dari hulu kehilir melintasi perkebunan milik PT. Asam Jawa. Menurut UU no:36 tahun 2009 tentang kesehatan pada pasal: 163 tentang hal lingkungan sehat, baik itu secara fisik, kimia, biologi maupun sosial yang memungkinkan setiap insan mencapai derajat kesehatan yang sangat tinggi. Tapi dengan adanya pencemaran lingkungan yang diduga ada unsur kesengajaan dilakukan oleh oknum pihak perusahaan PKS PT. Asam Jawa, Torgamba ini sangatlah meresahkan demi kemaslahatan jangka panjang mahluk hidup. Dengan adanya pencemaran lingkungan menurut UU no: 32tahun 2009 pasal 1 angka 14 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (UU PPLH) ini sangatlah jelas sekali.
Apalagi aliran sungai Pinang Awan yang notabenenya terbentang dari hulu sampai kehilir melintasi perkebunan milik PT. Asam Jawa, seharusnya air limbah yang kurang layak dan belum aman untuk dialirkan jangan dibuang kesungai. Karena sangat mengganggu komunitas ekosistem baik yang didalam sungai ataupun diluar, apalagi dengan banyaknya ikan yang mati ini sangatlah mengganggu pernafasan manusia disebabkan oleh bau busuk dan menyengat. Harapan Masyarakat yang tergabung di LGC (Labusel Green Community) meminta agar masalah ini segera dituntaskan dan berharap dapat mengganti bibit ikan kembali kesungai Pinang Awan atau manager PKS PT. Asam Jawa mundur dari jabatannya karena diduga tidak tegas dan tidak sportif dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin perusahaan. (J. A Barus).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























