Ormas Siliwangi kab bungo yang di komandoi seorang pemuda pemberani yaitu,ari song, yang sudah berpengalaman di bidang ormas adakan rapat akan bongkar peti dusun Batu kerbau babak ke 3.
Dalam rapat ormas Siliwangi yang di pimpin langsung ketua ormas ari song yang sering di sebut sebut Ari gondrong,mengajak anggotanya merapatkan barisan,untuk meluncur ke lokasi Batu kerbau yang saat sekarang ini alat berat sedang oprasi peti( pertambangan emas tanpa ijin),dan semakin banyak jumlahnya,kata ari song.
Kali ini pimpinan ormas Siliwangi mengajak seluruh masyarakat bungo untuk bersama sama berjuang membrantas masala peti yang oprasi lagi di dusun batu kerbau,dan ketua ormas Siliwangi ari song menggandeng Media lintas indonesia untuk bekerjasama dengan ormas Siliwangi agar masala peti babak ke 3 segerah dapat di poblikasikan.
Ari song menyatakan dalam media ini,sempat juga perna bertemu dengan pimpinan ormas lainnya termasuk LSM Lira dan Lmpp juga membahas tentang batu kerbau,di babak ke 3 di karna kan mereka belum sempat,dan takut berlarut larut,ari song secepatnya kumpul anggota untuk rapat dan turun ke lokasi beserta masyarakat kita hanya menunggu waktu dan perlengkapan,karena tidak cukup waktu satu hari untuk menjalajai semua lokasi,pungkas Ari song.
Menurut pimpinan ormas Siliwangi,ari song permainan PETI ini sudah babak ke 3 dan babak pertama tahun 2019 lalu porkopimda bungo turun dan kalau dak sala Bupati bungo sempat membakar satu unit alat berat,dan terjadi gejolak terhadap warga batu kerbau yang sempat di proses hukum di polres bungo, dan babak ke 2 pada ahir tahun 2020 kalau dak sala Kapolres bungo beserta jajaran nya, turun ke lokasi untuk mengeluarkan 7 unit alat berat dari batu kerbau,nah sekarang babak ke 3 saya selaku putra daerah dan ketua ormas Siliwangi dapat info dan pakta yang akurat bahwa di dusun batu kerbau ternyata masuk lagi puluhan unit alat berat dan kebanyakan orang luar daerah hanya berapa orang warga bungo. kata Ari song dalam media lintas indonesia ini.
Anehnya lagi kata ari song, peti babak ke 3 ini di atur oleh oknum
pemangku adat dan di sinyalir oknum pemangku adat ini sala satu Dugaan sebagai bemper atau orang
di belakang semua pelaku peti,dan
tidak menutup kumungkinan bisa jadi sebagai pelaku pengamanan
secara adat,dan yang membagi bagikan jatah para oknum oknum
berpengaruh agar kegiatan bisa
kondusif,pungkas ari song.
Ketua Siliwangi berharap pada semua anggotanya tujuan kita kali
ini jangan sampai gagal dan kita
harus berjuang keras bersama masyarakat mengusir para pelaku peti yang hanya merusak alam dan lingkungan serta merugikan masyarakat dan daerah.
kalaupun ini gagal saya akan menghadap langsung Kapolda jambi,bila di mungkinkan saya menghadap Kapolri,kata ari song
dengan nada suaranya yang kesal.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























