Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)-Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Mas’ud Ali berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep selektif dalam memberikan tender kepada PT/CV yang bermasalah. Senin, (20/4/2020).
“Bersama teman-teman disetiap Rapat dengan pihak yudikatif supaya benar-benar selektif dalam memberikan tender kepada PT/CV. Sebab, banyak rekanan yang bermasalah masih saja mendapat tender,” kata H. Mas’ud Ali, anggota Komisi III DPRD Sumenep.
Dengan demikian, selama ini, masih ada rekanan yang sebelumnya mendapat tender akan tetapi tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya, sehingga anggaran harus kembali ke Pemerintah (Silpa).
“Kami sangat mengimbau kepada Pemda supaya selektif memberikan tender kepada rekanan supaya pekerjaan tidak terbengkalai, yang akhirnya Masyarakat yang menjadi korban,” paparnya.
Apalagi, kata dia, pada 2019 lalu, di Kecamatan Gayam mendapat pekerjaan pengaspalan yang nilainya fantastis, sekitar Rp 1,8 miliar namun tidak terealisasi, karena rekanan yang memenangkan tender tidak punya modal untuk mengirim material.
“Seharusnya rekanan mempunyai modal untuk melaksanakan proyek yang sudah di menangkan, dan terlebih dahulu pihak rekanan menyetor Rekening keberadaan modal yang di miliki olehnya,” terangnya. Kamis,(16/4).
Apalagi, Kepulauan Sapudi di kelilingi oleh Pantai. Maka pihaknya berharap kepada Pemda agar melakukan pembangunan ke tangkis laut. Infrastruktur jalan, yang keberadaannya di bibir pantai sangat riskan sekali dengan abrasi sehingga diperlukan tangkis laut untuk menahan gempuran ombak itu.
“Jadi, untuk menghindari abrasi harapan kami Pemerintah supaya melakukan pembangunan tangkis laut, agar jalan yang sudah di bangun tidak cepat rusak karena abrasi itu,” tutupnya.(Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























