
Lingga,media-lintasindonesia.co.id. Sebelumnya Pemerintah Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) telah mengumumkan adanya perlombaan pintu gerbang malam tujuh likuran, dan penghiasan mobil malam takbiran. Juma’at (21/04/2023) malam Sabtu.
Kegiatan perlombaan tersebut diikuti Desa, Kelurahan, Kecamatan dan instansi lainnya sebagai bentuk ikut serta berpartisipasi dalam menyemarakkan malam tujuh likuran dan malam takbiran menyambut Hari Raya IdulFitri 1444 Hijriah.
Adapun untuk kriteria penilaian pintu gerbang, diantaranya.
1.Bentuk dan keindahan
2.Kaligrafi dan Seni.
3.Pencahayaan
4.Kebersihan kerapian.
5.Pintu gerbang menggunakan Pelita (Lampu Colok)/ tidak listrik.
6.Untuk kaligrafi boleh menggunakan media atau kertas minyak yang penerangannya menggunakan Pelita/lampu colok.
Perlombaan yang diadakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Singkep, bukan hanya pintu gerbang, selain itu hiasan mobil takbiran pun ikut di perlombakan dalam menyemarakkan malam takbiran Hari Raya IdulFitri tersebut.
Dalam kegiatan perlombaan tersebut, salah satu pemenangnya
adalah Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas lll Dabo Singkep. Adapun lampu pelita/lampu colok yang dipasang oleh pihak Bandara pada malam tujuh likuran, sebanyak 17000 (Tujuh belas ribu) lampu pelita/lampu colok, yang dipasang sepanjang jalan kompleks perumahan Dinas Bandar Udara Dabo Singkep.
Selain pintu gerbang, pihak Bandar Udara Dabo Singkep juga mengikuti perlombaan menghiasi mobil takbiran pada malam hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, dengan rute di mulai dari lapangan Merdeka Dabo Singkep, dan mengelilingi seputaran Kota Dabo Singkep.
Dari kedua item yang di perlombakan dalam meriahkan malam tujuh likur dan malam takbiran, kedua jenis perlombaan tersebut seperti pintu gerbang, dan menghiasi mobil takbiran, yang diselenggarakan oleh pihak Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, telah memutuskan sebagai pemenang dalam perlombaan tersebut, jatuh kepada pihak Bandar Udara Dabo Singkep, sebagai Juara Pertama dari dua item yang dipertandingkan tersebut.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas lll Dabo Singkep, Wachyu Setiawan S.SIT saat
dikonfirmasi oleh media ini mengatakan ” Selain tradisi turun temurun kegiatan malam tujuh likuran juga merupakan agenda tahunanan.
Tujuan dari kegiatan api likuran ini karena sudah menjadi sebuah tradisi leluhur kita terdahulu, sehingga melekat sampai saat ini menjadi sebuah agenda tahunan kita sebagai umat muslim, dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Api likuran juga sebagai melestarikan tradisi leluhur kita agar tidak hilang ditelan zaman, selain itu juga menurut tradisi leluhur kita api likuran dimalam tujuh likur, juga sebagai menyambut malam turunnya Lailatul Qadar. Begitu juga turut menyemarakkan tibanya Hari Raya bagi umat Muslim, karena sudah menunaikan Ibadah puasa sebulan penuh, dan disambut dengan Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangannya umat Muslim.
“Alhamdulillah semuanya berkat kerjasama diantara Staf-staf kita yang bertugas di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan, selain menyemarakkan suasana malam tujuh likuran ramadhan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempereratkan lagi tali persaudaraan kita, dan serta terus menjaga silaturahmi diantara kita,” harap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara kelas lll Dabo Singkep Wachyu Setiawan S.SIT.
(KS) Biro media Lintasindonesia Kb Lingga.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























