
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Bangunan Gudang Kayu di Dusun Ageng, Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur hangus terbakar.
Kebakaran terjadi diduga akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting) dari bangunan kayu milik Atiya.
Peristiwa kebakaran itu berawal pada Selasa, (26/7/2024). Sekitar, pukul 09.45 Wib. Dimana ketika Masser melintas di gudang kayu sepulang dari tambak garam, melihat ada kepulan asap warna hitam pada salah satu bangunan kayu (gudang).
Melihat kebakaran tersebut saksi Masser berhenti dan memberitahu kepada pemilik bangunan dan warga sekitar, lalu meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api.
Kemudian api terus menjalar ke bangunan kayu lainnya karena pada saat kejadian itu angin terlalu kencang.
Kemudian, menginformasikan kepada petugas Polsek Kalianget jika terjadi kebakaran di gudang di desa pinggir papas. Petugas, Polsek Kalianget menghubungi unit damkar kab Sumenep.
“Sekira pukul 10.05 wib 4 unit pemadam tiba di TKP kebakaran untuk memadamkan api, sekira pukul 11.30 wib, api berhasil dipadamkan. Adapun faktor penyebab kebakaran diperkirakan akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting) dari bangunan kayu milik Atiya,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Akp. Widiarti.
Menurutnya, bangunan yang terdampak kebakaran itu diantaranya 1. Bangunan milik Muriya, 60. 2. Bangunan milik Muhammad, 55. 3. Bangunan milik Atiya,55. 4. Bangunan milik Sa’awi,65. 5. Bangunan milik Danil, 35. Kelima orang tersebut merupakan Warga Desa Pinggir Papas.
Adapun barang yang terbakar milik Muriya yakni 1 Mesin perahu, penjemuran ikan dari kayu, beberapa karung garam. Kermat lk Rp 45 juta, 2. Bangunan milik Muhammad yakni 2 unit mesin perahu. 1 unit mesin jenset. beberapa karung garam. Kermat lk Rp 37 juta,
3. Bangunan milik Atiya yakni 1 unit mesin pembuat es.2 mesin jenset. 1 mesin perahu. Beberapa karung garam. 1 unit televisi. Penjemuran ikan dari kayu. Keramat lk Rp 70 juta, 4. Bangunan milik Sa’awi yakni beberapa karung garam. Beberapa balok kayu. Kermat lk Rp 10 juta,
5. Bangunan milik Danil yakni beberapa Dus air mineral. 2 unit mesin perahu. Kermat lk Rp 30 juta.
“Dari kejadian tersebut beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka hanya kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp 192 juta,” tegasnya. (Y)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























