Media-lintasindonesia.co.id Bungo.
Keresahan masyarakat yang bermu kim di bantaran sungai di kab bungo sudah sekian lama melihat air sungai tak kunjung jernih, seperti di aliran sungai batang Pelepat hampir dalam kurun waktu 2 tahun berjalan selalu keruh bagaikan air susu.
Hal tersebut di sampaikan masyarakat melalui FPP (porum peduli pelepat ) pada media-lintasindonesia.co.id beberapa waktu lalu, masalahnya sampai saat ini air sungai batang Pelepat keruh.
Merujuk cerita pencemaran sungai,
tentu Dinas lingkungan hidup yang paling berperan dalam hal ini, FPP berharap pada Dinas LH agar ber peran aktip untuk memberantasan jika ada peti dan lain nya yang mengakibatkan air sungai keruh. karena air sungai tak terlepas dari kebutuhan warga sekitar, apalagi masih banyak warga yang tak memiliki sumur untuk kebutuhan air dalam kehidupan sehari hari.
Konon bukan lagi rahasia, fakta di lapangan yang di sampaikan para pengurus FPP pada media lintas indonesia sampai saat ini peti masih merajalela di hulu sungai batang Pelepat.
“ketika beberapa orang anggota FPP yang langsung turun membuktikan atas ada tidaknya. Pelaku peti ternyata 4 orang anggota FPP berhasil menemukan alat berat masih ada yang beroperasi di hulu aliran sungai batang Pelepat tutur ketua FPP On yang di amini para anggota yang turun ke lokasi peti, IM,Al,ZP dan AB.

Keseriusan FPP dalam ikut serta memberantas peti tetap solit dan harga mati,demi berlangsungnya kenyamanan warga yang bertempat tinggal di bantaran aliran sungai batang Pelepat. Dan kami dari FPP telah sepakat untuk turut serta dengan pemerintah dan APH dalam memberantas peti yang ada di hulu sungai batang Pelepat tutur, Oendric.
Pada hari yang berbeda tepatnya selasa 22-06-2021 pihak intansi LH kab Bungo saat di konfirmasi media-lintasindonesia, Kadis melalui Kabid Lh Alfianto di ruang kerjanya menyampaikan masalam memberantaspeti yang ada di kab Bungo sangatlah sulit.
Apalagi yang di Batu kerbau, dan Anggaran kita pun sangat minim untuk tahun 2021 ini anggaran kita hanya sekitar rp 20 jt, maka dengan angka yang minim ini kita hanya bisa memilih tempat yang urgen sala satunya di areal bandara kata Kabid Alfianto kepada media-lintasindonesia.co.id
Jika masala batu kerbau itu,sudah bukan rahasia umum lagi.kalau hanya sebatas kami pihak Lh mustahil kami mampu membrantas Peti di batu kerbau, kami hanya sebatas memberikan sosialisasi terhadap warga dampak dari peti tutup Kasi Lh Dafid pada media-lintasidonesia.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























