BELITUNG Tanjungpandan, Membalong, www.media-lintasindonesia.co.id. Cegah terjadinya gagal panen karena kekeringan. Babinsa Desa Bantan Koramil 04/Membalong Kodim 0414/Belitung Serda Pariyanto bersama kelompok Tani membangun bendungan irigasi baru. Pembangunan bendungan yang berlokasih di Dusun Air Malik Desa Bantan Kecamatan Membalong kabupaten Belitung. Jumat (23/8/2019).
Diungkapkan Babinsa Serda Pariyanto, bendungan irigasi yang berada di Dusun Air Malik, Desa Bantan, Kabupaten Belitung tersebut, saat ini kondisinya dalam pembangunan dan sebelumnya belum ada bangunan irigasi tersebut.
Babinsa Pariyanto menjelaskan, dengan adanya bangunan baru irigasi tersebut akan meringankan beban kelompok Tani, kurang lebih seluas 3,7 Ha lahan sawah kelompok Tani di wilayah Dusun Air Malik, Desa Bantan sangat terbantu untuk mengatur Air dalam pertanian mencega mengalami kekeringan dan teracamanya gagal panen.
“Kita (Babinsa) bersama Petani setempat membangun bendungan irigasi baru, untuk mencegah terjadinya gagal panen akibat sawah para petani kekeringan,” katanya.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan dalam rangka mensukseskan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Belitung,” ujar Babinsa Serda Pariyanto kepada media-lintasindonesia.
Dengan kesempatan dan lokasih yang sama, Bati Tuud Koramil 04/Membalong Kodim 0414/Belitung. Pelda Parwoko seizin Danramil Kapten Inf Aziri mengatakan, Pelaksanaan pembangunan irigasi itu tersebut tutur Pelda Parwoko, dibuat anggotanya bersama warga pada hari ini Jumat (23/8/2019) dengan bantuan Dinas Pertanian kabupaten Belitung.
“Ini kita lakukan untuk membendung sungai agar air dapat kembali masuk ke pintu air saluran irigasi yang sebelumnya belum tersedia. Untuk kita ketahui bersama bahwa mayoritas masyarakat di Desa tersebut mayoritas sebagai petani. “Katanya
Ia juga berharap, kepada warga (petani) yang ada di wilayah tersebut apabila ada permasalahan di bidang pertanian agar segera berkoordinasi dengan Babinsa dan PPL, sehingga akan dicarikan solusi permasalahannya.
“Kami (TNI) selalu siap membantu warga mencari solusi dan mengatasinya apabila ada permasalahan yang harus segera diselesaikan,” tegas Pelda Parwoko.
Misalnya seperti permasalah pengairan, kelangkaan pupuk, serangan hama atau yang lainnya.
“Kedudukan Babinsa dan PPL selaku pendamping pertanian harus selalu hadir dan selalu ada ditengah tengah petani dan masyarakat,” tandas Bati Tuud Pelda Parwoko. *(www.mli.co. Indr4)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























