Nunukan-Lintas Indonesia.co.id.“Badan Narkotika Nasional Propinsi(BNNP)Kalimantan Utara(Kaltara), menggelar kegiatan Diseminasi Informasi melalui Talkshow di Kantor Desa Maspul,Kecamatan SebatikTengah,Kabupaten
Nunukan pada,Kamis(13/08)yang di hadiri 50 peserta masyarakat di desa tersebut.
Kepala BNN Propinsi Kaltara“Brigjen Pol.Drs.Henri Simajuntak,MM”Menyampaikan apresisi kepada Pemerintah dan masyarakat desa maspul beserta elemen didalamnya yang telah mendeklarasikan sebagai desa Bersinar(Bersih Narkoba)pertama yang pertama di Kalimantan Utara.
“Semua kita awali dari desa dan kelurahan,kita yakin akan memperbaiki bangsa ini karena jika desanya bagus otomatis daerahnya juga akan bagus,”ujarnya.
Lebih lanjut Henri Simajuntak(Kepala BNNP Kaltara Red)menyampaikan,“Dalam hukum ekonomi dengan adanya suplai narkoba karena adanya permintaan,bagaimana kita sama-sama berfikir supaya tidak ada lagi permintaan dengan memulai dari diri sendiri,keluarga dan masyarakat di sekitar kita.”
“Kita harus bersaing dengan dengan pengedar,karena mereka juga mempromosikan narkotika yang seolah-olah penambah Stamina.“Padahal narkotika itu dibuat dari bahan-bahan yang tidak bagus,”Tegasnya.
Dikesempatantersebut,KepalaDesa(Kades)
Maspul, Kecamatan Sebatik Tenaga“Agus Salim”juga menyampaikan bahwa,deklarasi desa bersinar(Bersih Narkoba Red)diawali dengan long march mengkampanyekan gerakan lawan narkoba dan menggunakan dana desa(DD)untuk menyuarakan lawan narkoba.”
Selain itu menurut Agus Salim,keberanian warga desa maspul patut diapresiasi dalam melaporkan tindak kejahatan narkotika. Sudah dua kali kami melaksanakan Fakta Integritas dalam komitmen warga yang ditempel disetiap rumah warga.”
“Kami sadar bahwa peredaran narkoba
sudah masuk di plosok desa,untuk itu kita beranikan diri untuk melawan kejahatan narkoba yang dimulai dari desa. Kerjasama seluruh elemen masyarakat di desa maspul ini semakin memperkuat untuk perang melawan narkoba,”ungkap Agus Salim.
Kemudian,acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Bripka Arif dari bidang pemberantasan Badan Narkotika NasionalPropinsi(BNNP)Kaltara,memperagakan tentang alat-alat yang perlu dicurigai membantu penyalahgunaan narkoba khususnya Sabu-sabu(SS).
“Saya tidak bermaksud mengajarkan,akan tetapi kita harus peka dan mewaspadai apabila menemukan botol yang dilubangi dan diberikan sedotan,”jelas Bripka Arif./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























