Toba-mli- Untuk memastikan langsung kesiapan dan kesiagaan setiap daerah di Kabupaten Toba, Wakil Bupati Toba turun langsung meninjau kesiapan sampai tingkat Desa, seperti kunjungan beliau pada hari Selasa tanggal 20 April 2020 di Kecamatan Uluan, Desa Habinsaran Janjimatogu, Beliau menyampaikan beberapa hal terpenting dalam mencegah penyebaran COVID-19, terutama memantau pergerakan orang yang datang dari luar kabupaten Toba.
Bila orang datang dari luar daerah kita, harus dilakukan penguncian ( isolasi ) terhadap si pendatang selama 14 ( empat belas ) hari, dan jangan kita coba untuk mendekati selama masa isolasi tersebut.
Kita tidak tahu riwayat perjalanan orang tersebut entah dari mana saja, bisa saja dia tetap kelihatan sehat tanpa gejala sama sekali, ataupun imunitas tubuhnya kuat hingga tidak terpengaruh oleh virus Corona, padahal dalam tubuhnya sudah tertular COVID-19, sehingga kita menjadi sasaran empuk penularan virus tersebut.
Namun setelah melalui masa isolasi tersebut (14 hari ) sipendatang tidak menunjukkan gejala apapun terkait COVID-19 barulah dia boleh bergaul seperti biasa dengan tetap menjaga jarak aman ( Sosial Distance ) Wakil Bupati Toba juga menambahkan arahannya kiranya petugas kesehatan mampu melakukan langkah pencegahan penularan COVID-19 ini dengan baik, tetapi bila tetap ada pendatang tidak mengindahkan arahan petugas kesehatan, segera panggil Kepala Desa dan Kepolisian supaya dilakukan sesuai tindakan pencegahan penularan COVID-19.
Beliau juga mengingatkan sikap kita pada umumnya orang Indonesia khususnya orang Batak, karena rasa kekeluargaan yang tinggi mengakibatkan sikap yang kurang tegas dalam hal menolak dan mengecewakan tamu yang datang. Namun kali ini daripada kita jadi korban COVID-19 ini, kita harus tegas demi keselamatan kesehatan bersama masyarakat Toba ini .
Dalam mengakhiri arahannya Wakil Bupati Toba ( Hulman Sitorus ) juga membagikan Vitamin berupa kapsul suplemen kepada masyarakat yang hadir saat itu tanpa mengabaikan jarak aman Sosial Distance.
Saat pembagian suplemen vitamin tersebut Bapak Albion Manurung selaku ketua kelompok tani Suka Maju Desa Parhabinsaran Janji matogu kecamatan Uluan, memanfaatkan waktu untuk menyampaikan keluhannya terkait kurangnya kebutuhan pupuk bagi petani terutama jenis urea.
Menyikapi keluhan Pak Alboin Manurung selaku ketua kelompok tani Suka Maju, yang juga mengiklaskan halaman rumahnya tempat Posko berdiri selama dibutuhkan demi pencegahan penularan COVID-19, Pak Hulman Sitorus ( Wakil Bupati Toba ) menerangkan bahwa Alokasi/ Jatah pupuk untuk Kabupaten Toba pertahun 2020 cukup yaitu 10 sampai 11 ribu ton, yang dibagi beberapa tahap pendistribusian.
Sebagai tahap pertama pupuknya sudah di Toba berada sebanyak 3200an ( tiga ribu dua ratusan ) ton.
Hanya saja dalam mendistribusikan semua pupuk itu tidak dapat dilakukan dalam satu – dua hari saja ke seluruh kelompok tani di Toba ini, ucap Wakil Bupati Toba sembari memerintahkan pihak distributor lewat selulernya agar mempercepat pendistribusian pupuk tersebut terutama kepada daerah paling butuh duluan seperti kecamatan Uluan yang saat ini musim pemupukan setelah siap tanam ucap Beliau menutup pembicaraannya . By : FM71
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























