Subulussalam-lintasindonesia.online
Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat ( BKM ) Serta Tumangger mengatakan bahwa dana kotaku sebesar 1,5 M untuk desa Lae Ikan Kecamatan penanggalan Kota Subulussalam, Jumat pagi. ( 24/5/19 )
Ketua BKM Seta Tumangger mengatakan bahwa desa Lae ikan mendapatkan dana sebesar 1,5 M. Untuk Dana pembangunan di desa Lae ikan hal ini terdiri dari 17 Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) Atau 17 belas kegiatan.
Serta, menambahkan pekerjaan tersebut beberapa kegiatan diantaranya pembuatan paping blok, mck, rambat beton, drenase, Taman, Dll
“Seketika Awak media lintas Indonesia menanyatakan tentang pemotongan sebanyak 11 persen perkegiatan dana kotaku tersebut, serta selaku ketua BKM, membantah bahwa tidak ada dilakukan pemotongan terhadap kegiatan yang sudah selesai, tetapi pihak SKM hanya memberikan untuk biaya administrasi pungkasnya serta.
Joni Bancin mengatakan salah satu Selaku ketua SKM desa Lae ikan mengatakan bahwa saya salah satu mendapatkan kegiatan pekerjaan talut dengan volume sebesar 80 jt an, setelah selesai kegiatan tersebut dipotong sampai 9 jt an, ujar JB.
Kemudian ditambahkan lagi Rusli Sitourus Salah satu KSM juga mengatakan mendapat kegiatan dengan volume 120 jt an, setelah selesai kegiatan tersebut kurang lebih 13 jt an, langsung diminta oleh Kades Harianto kata Sitorus.
Lanjutnya: ditambahkan Bendahara SKM Naik B, juga mendapat kegiatan rambat beton dengan volume 90 jt an, dan dipotong sekitar 10 jt an, ujar naik
JB Menambahkan Kami mintak kepada pihak penegak Hukum atas pemotongan ini agar segera dapat diproses Sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan saya akan bertanggung jawab dengan keterangan saya ini pungkas Joni.( M. Pohan )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























