BELITUNG. www.media-lintasindonesia.co.id. Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman mengingatkan kembali kepada 125 prajurit dan PNS TNI AD yang bertugas di kepulauan Belitung agar menjaga dan memegang teguh netralitas TNI dalam menghadapi pilleg dan Pilpres 2019 pada 17 April yang tinggal 12 hari lagi ini.
Hal itu di tegaskan oleh Danrem 045/Gaya pada prajurit TNI AD dengan PNS nya saat Jam Komandan dari Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman di Aula Kodim 0414/Blt Jl Merdeka No 1 Tanjungpandan Belitung pada Rabu (04/04/19).
Hadir dalam Jam Komandan tersebut Kepala Staf Kodim Mayor Inf Ruhin S.Ag, Kasi Ops Rem 045/Gaya Mayor Inf Rimba, Pabung Kab Beltim Kapt Tulus, Para Danramil jajaran Kodim 0414/Bltdan Kepala Satbalak, dan tamu undangan.
Pada kesempatan jam Komandan ini Danrem menyampaikan, para prajurit dari Makorem, Kodim Bangka dan Kodim Bangka Barat dan sekarang Kodim 0414/Belitung di diprintahkan untuk menjaga Netralitas TNI dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaannya serta bekerjasama dengan institusi lainnya dalam rangka menghadapi pesta demokrasi Pileg dan Pilpres kedepannya.
Sehubungan dengan pemilihan umum ini Danrem menekankan tentang netralitas TNI, dan Komandan memerintahkan, menegaskan dan memastikan bahwa netralitas TNI adalah harga mati, sekali saja TNI tidak netral maka rakyat tidak akan percaya lagi dengan TNI.
” Kalau kita tidak netral maka sama dengan kita berkhianat dengan negara, berkhianat dengan Satuan TNI AD dan juga berkhianat dengan keluarga kita semua karena kita akan di pecat”, tegas Danrem.
Danrem juga mengingatkan kepada prajurit dan PNS agar tidak tergiur oleh kontestan yang mengajak mendukung bahkan ditawari dengan iming-imingan tertentu sehingga ikut membantu dan terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan Pemilu kedepan,”Agar prajurit dan PNS tidak salah berbuat dan bertindak dalam Pemilu mendatang saya memerintahkan agar membaca dan mempedomani buku saku yang telah dibagikan mengenai Aturan Pelibatan/ Rule of Engangement (RoE) Pengamanan Pemilu Tahun 2019,” paparnya.
Selain netralitas TNI, Danrem juga menyinggung tentang peran Babinsa di wilayah binaannya harus meyakinkan kepada masyarakatnya bahwa TNI AD akan setia kepada bangsa, negara dan akan membantu dan melindungi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
“Babinsa dalam melaksanakan tugas perpedoman terhadap 8 wajib TNI yang pertama bersikap ramah tamah terhadap rakyat, bersikap sopan santun terhadap rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita”.
“Selanjutnya yang ke empat menjaga kehormatan diri dimuka umum, senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya, yang keenam tidak sekali-kali merugikan rakyat, tidak sekali kali menakuti dan menyakiti hati rakyat dan yang kedelapan menjadi contoh dan mempelopori usaha -usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”.tegas Danrem mengingatkan seluruh prajuritnya supaya memegang teguh delapan(8) wajib TNI. (Marjono/Rh)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























