SBB,LINTASINDONESIA-Bertempat di kantor Desa Nikulukan Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dilaksanakan acara penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap I bulan Juli tahun 2020 dan penyerahan secara langsung bantuan bibit sayur dan vitamin Rabu (8/07/2020).
Acara ini dihadiri oleh Pejabat Desa Nikulukan Z Kakay, tenaga ahli desa, pendamping desa, BPD, Babinsa, babinkamtibmas, dan tim relawan desa lawan Covid-19.
Penjabat desa (Kades) Nikulukan , Kakay mengatakan, saat ini kita sedang dilanda pandemi wabah virus corona atau Covid-19, oleh sebab itu pemerintah memberikan bantuan langsung tunai dari dana desa untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari pandemi wabah virus corona.
“Kita baru salurkan tahap I, dan semoga dengan penyaluran BLT-DD ini bisa membantu atau meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat”, ucapnya.
Kakay lanjut mengatakan, pemerintahan Desa Nikulukan akan memberikan BLT-DD kepada 45 Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp. 300.000 selama 3 bulan yaitu bulan Juli, sampai selesai.
Penyalurannya akan dilakukan di kantor desa Nikulukan.
Kakay lebih lanjut menjelaskan, ada beberapa bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19, diantaranya ada bantuan BLT-DD, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Masyarakat sebagai penerima bantuan harus tahu bahwa hanya bisa menerima satu jenis batuan, tidak bisa double, ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat penerima bantuan dengan pemerintahan desa”, jelasnya.
Kakay juga tetap memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah di buat oleh pemerintah. Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang berkumpul dan untuk selalu jaga jarak agar bisa memutuskan penyebaran Cofid-19.
“Virusnya ini tidak kelihatan, kita harus pandai menjaga diri, jaga kebersihan, cuci tangan sebelum makan dan setelah berkatifitas di luar rumah. Virus corona ini penyakit yang berbahaya, jangan merasa hebat dan jangan di tantang,” katanya. (AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























