SUMENEP, (Lintasindonesia.co.id) – Untuk mendapatkan barang bersubsidi dari pemerintah, seperti halnya pupuk organik diperlukan adanya kartu tani. Kabarnya, jika tidak memiliki kartu tani tidak bisa memproleh barang bersubsidi dari pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Nurus Salam menjelaskan, masyarakat tani segera mengurus kartu tadi agar bisa menikmati barang bersubsidi dari pemerintah. Sebab pemerintah memperioritaskan petani yang mempunyai kartu tani.
“Secara aturan, semua regulasi pemerintah untuk meningkatkan pembangunan sektor pertanian,” paparnya. Jum’at (24/8/2018).
Apalagi dirinya menyebutkan, bahwa Kartu tani merupakan bagian dari salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tani. Sebab sejauh ini, tidak sedikit masyarakat tani yang belum mendapatkan kartu itu.
“Hingga saat ini petani yang belum mendapatkan kartu tani belum diketahui penyebab dasarnya. Seperti enggan berkelompok atau tidak mengetahui informasi.” Tandasnya.
Kendati demikian, beberapa pekan lalu, pihaknya berkonsultasi dengan Menteri Pertanian. Soal progres pemanfaatan kartu tani. Apakah kartu tani adalah akhir dari sebuah proses untuk mendapat barang bersubsidi pupuk.
Jika kartu tani menjadi persyaratan paten pemerintah, mestinya keberadaan kartu tani sudah bisa dirasakan manfaatnya.
“Jika ini tidak efektif, maka perlu mengubah pola lain,” tuturnya.
Dia berharap realisasi kartu tani di Kabupaten Sumenep bisa berjalan efektif. Pihaknya mendesak agar masyarakat tani bersatu dalam kelompok.
“Kami harapkan masyarakat tani bersatu dalam kelompok,” tutupnya. (Yasid)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























