Waisai,Medialintasindonesia,co.id-Pemerintah daerah kabupaten Raja Ampat melalui gelar Pelatihan Pembinaan Mental dan disiplin bagi 3000 Lebih honorer di Gedung Pari Rabu 5/12/18)
Sementara 100 Orang menjadi gelombang pertama dan saat ini melaksanakan pelatihan mental dan disiplin,Sedangkan 2000 Lebih orang menunggu,
Hal itu disampaikan Asisten I Lasiman S.sos,Dengan Nadah Tegas bahwa kebijakan yang diambil kabupaten ini benar
“Saudara disini akan di didik menjadi pemimpin,disamping itu saudara juga harus mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan,cuma status saja tapi sudara bagian dari ASN”,Terang.Lasiman.S.sos
Jadi saya minta segala kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah harus didukung penuh,Tambahnya.sehingga sistem bisa dibangun dari bawah sampai atas,harapan saya jangan menjadi sistem yang rusak dalam rangkaian sistem yang ada”.ujar.
Sambutan Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati SE.Kepada seluruh peserta Saya berharap agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan hati karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter dan kawasan para peserta baik sebagai honorer maupun sebagai warga negara sebagai honorer yang bekerja pada lingkungan Pemda Raja Ampat.
Disamping itu para peserta dituntut untuk memiliki sikap dan semangat nasionalisme Patriotisme berintegritas berdisiplin tinggi dan berkinerja baik semua ini sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa dan daerah ini sekecil apapun tugas dan tanggung jawab kita bila dilakukan dengan penuh kesungguhan Maka hasilnya sangat bermanfaat,Pendidikan wawasan kebangsaan menekankan pentingnya sikap respek dan cinta terhadap bangsa menghargai perbedaan menghayati nilai-nilai budaya dan warisan warisan luhur bangsa ini dalam kehidupan setiap hari baik di lingkungan keluarga masyarakat lingkungan kerja kita”Kalian dalam waktu dekat akan mengikuti tes pegawai negeri sipil,dan kami tidak akan menerima lagi pendaftaran dari luar tenaga honorer, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan semua bisa mengikuti dengan baik,Ujar
“Kita harapkan setelah adanya kegiatan ini bisa menjadi koreksi terutama kehadiran, Karena saya melihat dilingkungan Pemda ini banyak tenaga honorer akan tetapi yang terlihat sehari-hari hanya sebagian saja, jadi saya minta ada perubahan dalam kehadiran.
Dengan adanya kedisiplinan dalam kehadiran itu biasa menunjukkan loyalitas kita dalam bekerja, sehingga nanti apabila bapak ibu sekalian diangkat menjadi pegawai negeri sipil sudah bisa terbiasa hidup disiplin.
“Dalam segala,penerapan tugas itu pasti ada sangsinya, seperti kehadiran itu ada tunjangannya yang merupakan kesejahteraan tersendiri bagi para pegawai, akan tetapi apabila tidak bisa dilaksanakan setiap hari dan tanpa ijin maka untuk tunjangan kinerjanya akan dipotong
Ditambahkan Letkol Inf Josep Paulus Kaiba Dandim 1715 Raja Ampat”pelaksanaan pembukaan pelatihan pembinaan mental dan disiplin Bagi pegawai honorer ini,merupakan kepercayaan kepada kami sehingga”kami harapkan bapak ibu sekalian bisa ikuti aturan kami”,Terang letkol Inf Josep Paulus Kaiba
“Tadi kita sudah dengar arahan dari Bupati,dimana pelatihan ini merupakan kepercayaan kepada kami sehingga kami pun mengharap bapak ibu bisa ikuti aturan kami”.Ujar.
Dalam pelaksanaan nanti tidak boleh ada peserta yang membawa hp, sehingga sasarannya bisa memiliki disiplin dan mental yang baik,sehingga etika dan sopan santun itu bisa di jaga”Pungkas.
Saya minta untuk para pelatih dapat membina dengan baik,harus tegas dalam pelaksanaannya dan kepada pegawai jangan seperti prajurit.
Sebab perubahan tidak akan terjadi apabila kita sendiri tidak mau berubah, kita harus biasakan hidup tertib,sehingga kabupaten ini lebih maju kearah yang lebih baik lagi.Tutur.(drk)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























