
Foto: Lokasi,Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Daramista
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi sorotan para pihak. Pasalnya, proyek yang tidak diketahui dianggarkan melalui anggaran dari mana itu diduga tidak sesuai spek.
Ketua ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) DPD Sumenep, Hairul Anwar Rasidi mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan atas pekerjaan kegiatan TPT. Sebab, proyek tersebut diduga tidak sesuai spek.
Saat melakukan investigasi dilokasi tersebut, pihaknya menemukan beberapa dugaan kejanggalan pada proyek tersebut salah satu diantaranya pada pondasi pekerjaan, batu yang dipakai bukan murni batu karang.
“Pada kenyataannya setelah dilakukan pengecekan kelokasi secara langsung ternyata itu tidak ada semacam pondasi, terus terang dipondasi sendiri itu harus ada semacam urukan yang dalamnya kurang lebih 15-20,” Katanya, saat dikonfirmasi. Senin (21/11/2022).
Selain itu, dirinya menyanyangkan atas pekerjaan yang tidak diketahui anggarannya bersumber dari mana. Sebab, papan informasi dilokasi tidak terpampang. Pada pekerjaan proyek tersebut batu yang dipakai diduga bukan murni batu karang.
“Terus terang setelah kita melakukan investigasi kemarin dan diuji dilokasi ternyata itu ada beberapa batu yang rapuh,” jelpasnya.
Dengan demikian, pihaknya berharap kepada pemilik program pekerjaan TPT tersebut untuk dilakukan pembenahan.
“Saya selaku ketua Ormas GMPI merasa kurang dengan adanya pekerjaan tersebut, kalau bisa dibongkar kembali,” tegasnya.
Sementara Kepala Desa Daramista Dodik tidak panjang lebar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya terkait pekerjaan TPT itu.
“Itu anggaran APBD kalau tidak salah dinas PUPR, kemarin juga ada yang nanyak soal papan informasi dilokasi tetapi saya sudah bilang pada pelaksananya dilapangan kalau bisa segera kasik papan nama,” tutupnya. (Ciyas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























