Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Diguyur Hujan, Jembatan Wai Kaputi Kecamatan Taniwel Ambruk.

Diguyur Hujan, Jembatan Wai Kaputi Kecamatan Taniwel Ambruk.

SBB-Maluku – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku, Rabu (5/6/2019) pagi, memicu musibah, Jembatan Wai Kaputi merupakan akses jalan menghubungi kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur Ambruk, akhirnya Aktivitas masyarakat Taniwel Timur ke Kecamatan Taniwel mapun ke pusat ibu kota Kabupaten Seram Bagian Barat di Piru dan sebaliknya lumpuh total.

Ambruknya jembatan ini diketahui pada hari Kamis, (6/6/2019) sekitar pukul 05.00 WIT akibat hujan deras mengguyur kawasan setempat sejak dua hari terakhir.
Hal ini kalau tidak diatangani secepatnya oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat maupun Pemerintah Provinsi Maluku maka akan berdampak buruk bagi terhambatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jembatan Wai Kaputi sementara dalam proses Bangun Baru oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional XVI (BPJN XVI) Wlayah Maluku.
Dalam upaya pekerjaan pihak kontraktor telah membangun jembatan darurat yang terbuat dari Batangan Kelapa beberapa hari lalu, namun karena kondisi cuaca akhir-akhir ini sering terjadi curah hujan yang tinggi maka jembatan darurat tersebut terbawa air, hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat Drs. Julius Roratasow melalui telepon selulernya kepada media Kamis, (6/6/2019).
Dengan Keprihatinan terhadap kebutuhan masyarakat Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur akibat terputusnya jembatan wai kaputi maka aktivitas masyarakat melalui transportasi darat dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat ikut terganggu.
Rotasouw pada saat itu langsung menghubungi pihak PPTK Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XVI via telepon selulernya memperjelas dan mempertanyakan kondisi yang terjadi untuk segera ditangani penanganan Darurat.

Mengutip rekaman yang disampaikan oleh Wan selaku PPTK proyek Pembangunan Jembatan Kaputi dalam pengamanan darurat sudah disiapkan, sejumlah peralatan alat berat dan bahan untuk Melaksanakan Pekerjaan Jembatan darurat telah dikerahkan, hanya saja pihak pekerja mengalami kesulitan karena air sungai yang meluap dan kecepatan aliran sungai yang sangat tinggi.
” Yang jelasnya untuk pengamanan darurat sudah siap pak, tapi kita harus menunggu banjir surut dulu karena, mau turunkan eksapator harus tunggu banjir surut.
Excavator dua buah sudah siap, beta juga akan turunkan satu buah Loader untuk membantu pekerjaan disitu. Kita punya stok bahan juga sudah ada, batang kelapa dan bronjong sudah siap, jadi tinggal air surut saja kita tindak lanjuti”. Jelas Wan.(J_01)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!