Sumenep, Lintasindonesia.co.id-Hasil pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Bupati dan wakil bupati (Wabup) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi -Ny.Hj Dewi Khalifah akhirnya dilantik oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bertempat di gedung Grahadi, Surabaya, Jum’at (26/2/2021).
Pelantikan bupati dan wabup berlangsung cukup sederhana dan penuh khidmat. Karena, pelantikan berlangsung di tengah pandemi covid19. Sehingga, harus mematuhi protokol kesehatan. Dan, yang masuk ke ruang pelantikan hanya terbatas, bupati, wabup, ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, usai pelantikan yang digelar hari ini, pihaknya akan langsung akan menunjukkan kerja dan kinerja untuk masyarakat Sumenep. Sebab, saat ini yang dibutuhkan adalah kerja nyata, bukan hanya sebatas wacana saja.
“Kami akan langsung tancap gas untuk bekerja demi kepentingan warga Sumenep,” katanya.
Kata Fauzi, salah satu yang akan dilakukan, adalah menyusun RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Hal ini dilakukan sebagai upaya sinkronisasi dengan visi dan misi pasangan duet Nasionalis-Religius. Sehinngga, di tahun 2022 apa yang dicanangkan dalam visi dan misi ini sudah bisa dilakukan.
“Sekarang singkronisasi dulu, setelah itu baru direalisasikan di 2022. Sebab, untuk tahun ini kami masih melanjutkan sisa kegiatan pada pemerintahan sebelumnya,” tuturnya.
Selain itu, dirinya juga akan memperkuat sinergitas antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab kota Sumenep ini. Ini dilakukan supaya kegiatan atau program bisa berkesinambungan antar instansi, otomatis tidak akan berjalan sendiri-sendiri. Sehingga, akan memberikan out put yang jelas.
“Ke depan kami lebih mengedepankan teamwork (kerja bersama). Sehingga keberadaan masing-masing instansi saling melengkapi dan menguatkan. Jadi, penataan birokrasi dulu,” tukasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap program, kegiatan maupun hal lain yang sudah terlewati selama lima tahun lalu. Yakni, akan terus memperkuat dan meningkatkan hal-hal positif, dan yang masih kurang dipastikan akan diberikan sentuhan-sentuhan inovasi.
“Yang dilakukan selama lima tahun berjalan perlu dievaluasi, kalau perlu ditingkatkan, ya kita maksimalkan. Soal good and clean governance juga akan tetal memjadi perhatian, untuk menata birokrasi yang baik dan akuntabel,” tutupnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























