
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis Akta Kematian dan Penerapan Buku Pokok Pemakaman (BPP), tahun 2023.
Kegiatan itu digelar di “Graha Al-Ikhlas” KPRI Syariah Kantor Kementrian Agama Jalan KH. Agus Salim Sumenep. Acara tersebut dibuka langsung oleh asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Sumenep.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan cakupan kepemilikan Akta Kematian dan Percepatan Penerapan BPP dalam rangka mempercepat terwujudnya tertib administrasi kependudukan menuju satu.

Kepala Disdukcapil Sumenep, Drs. Raden Achmad Syahwan Effendy menjelaskan bahwa kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat arti dan manfaat akta kematian.
Bahkan, ada yang tidak mengetahui bila akta kematian itu ada dan menjadi layanan dari Dispendukcapil. Sehingga, akan berdampak kepada masyarakat itu sendiri dan pemerintah dalam hal tertib administrasi kependudukan.
“Saat ini, masyarakat Sumenep masih banyak identitasnya tidak atau belum dilaporkan dan dicatat dalam database Kependudukan (SIAK) Dispendukcapil Sumenep,” katanya.
Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat untuk sesegera mungkin dalam melaporkan atas peristiwa kematian keluarganya yang sudah meninggal dunia. Sehingga, masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (Bansos), terdaftar di BPJS, terdaftar sebagai pemilih baik Pilpres atau Pilkada. Sehingga, rawan permasalahan.
“Sangat penting diperlukan adanya bimbingan teknis dan pentingnya eksistensi akta kematian dan penerapan BPP sebagai salah satu indikator dokumen kependudukan dalam rangka mempercepat terwujudnya tertib administrasi kependudukan menuju satu,” tuturnya.
Hadir pada kesempatan itu, asisten Pemerintahan sekdakab Sumenep, kepala dinas PAK Provinsi Jawa timur, Kadisdukcapil sumenep, Kadis OPD terkait dilingkungan Pemkab Sumenep, seluruh pejabat eselon dilingkungan Capil,
petugas Disdukcapil kecamatan daratan, pembantu register desa daratan, pengurus atau petugas pemakaman desa daratan se Kabupaten Sumenep juga ikut hadir. (Iyas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























