Aceh Subulussalam-lintasindonesia.co.id
Giat musyawarah Penyelesaian Sengketa lahan masyarakat dengan PT. MSSB digelar diruangan gedung LPSE Pemerintah Kota Subulussalam Jumat 10/7/2020
hadir dalam acara tersebut Walikota Affan Alfian Bintang, Wakil Walikota Salmaza, perwakilan Kapolres dan Perwakilan Dandim 0118, DPRK Bahagia Maha, Dolly, S. Cibro dan Karlinus Manager PT, MSSB, Juliandari Pane, dan Sejumlah masyarakat yang bersengketa.
Dalam pembahasan musyawarah tersebut Dipandu oleh salah satu Tim Penyelesaian Sengketa Lahan H. Sairun, S.Ag menyebutkan bahwa permasalahan sengketa lahan/tanah perkebunan PT. MSSB dengan Masyarakat ini, sudah cukup lama tapi tidak kunjung selesai Dikota Subulussalam ini. Hal ini segera diselesaikan pihak perusahaan, dan rapat hari ini tidak ada lagi berdiskusi pihak perusahaan segara ambil keputusan, ngapin kita lanjutkan rapat ini tanpa ada nya keputusan dari perusahaan nanti, maka kami minta kepada pihak perusahaan wajib putuskan kapan kita eksekusi, tegas Sairun
DPRK Dolly, S. Cibro. menanyakan kepada pihak perusahaan Perkebunan PT. MSSB, saudara hadir dalam rapat ini apakah bisa mengambil keputusan, kalomemang saudara tidak bisa mengambil keputusan keluar dari ruangan rapat ini, kami butuh segara diselesaikan sengketa lahan ini. Kami capek asik rapat terus tanpa ada keputusan dan penyelesaian dari pihak perusahaan, dan rapat ini bukan main-main ini dihadapan Walikota dan Wakil Walikota Pihak Kapolres, Dandim dan masyarakat, andaikan pihak perusahaan tidak mau menyelesaikan permasalahan ini saya harap pemerintah Kota Subulussalam mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan ini. ungkap Dolly. S. Cibro
Kemudian ditambahkan DPRK, Bahagia Maha, juga menjelaskan Penyelesaian sengketa lahan PT. MSSB ini sudah pinal, dan pada hari ini pembahasan eksekusi, kapan kita laksanakan tanggal berapa dan hari apa, dan hal ini tidak ada berdiskusi lagi.
“Apa bila permasalahan sengketa lahan ini pihak perusahaan tidak respon dan tidak mau melakukan penyelesaian lihat saja nanti, ini akan pasti menjadi bom waktu kami juga yang repot dan susah” kata Bahagia
Pihak “perusahaan manager PT. MSSB Juliandari Pane, mengatakan permasalahan sengketa lahan ini, dengan masyarakat kami siap dan mau menyelesaikan tapi kami sampaikan dulu kepihak manajemen kami”, sebutnya
Walikota Affan Alfian Bintang, menyebutkan sengketa lahan/tanah ini segera diselesaikan dan jangan diulur ulur lagi, pihak perusahaan pun segera melakukan pendataan siapa-siapa saja yang sudah diselesaikan ganti rugi dan siapa yang belum diselesaikan, nanti Siapa Mapia tanahnya pasti ketahuan, sebut Walikota
Wakil Waliko, Salmaza juga, menambahkan jangan gara-gara perusahaan ini tidak mau menyelesaikan sengketa lahan dengan masyarakat, akhirnya ribut nanti dikampung kami, dan kami berharap kepada pihak perusahaan agar mau menyelesaikannya, ini juga suatu membantu Pemerintah Kota Subulussalam.
Apabila terjadi keributan dengan masyarakat karena tanpa penyelesaian, kami juga dari pemerintah Kota Subulussalam jelas tidak berpihak kepada perusahaan. Sebut Salmaza.
rapat dimulai jam 8.30 s/d 12.00 wib belum menemukan hasil sehinga rapat discor lanjutkan 14.00 sehingga berita ini dimuat (M.Pohan)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























