Baturaja (OKU), Media Lintas Indonesia – Meskipun gagal maju untuk mencalonkan diri sebagai Cabup Kab. OKU 2020, Edy Yusuf dan pasangannya Hilman (BERIMAN) tetap menyayangi rakyat OKU, pendukung ataupun yang mendukung dari awal untuk pencalonan bupati.
Dalam Konferensi Pers bertempat dikediaman Edi Yusuf di Jl. Jendral Ahmad Yani Kelurahan Bindung Langait Kemelak Km 7 Baturaja Timur dan didampingi Hilman memberikan penjelasan terkait proses pencalonannya sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ogan Komering Ulu pada pemilu serentak di Tahun 2020 Ini, Minggu (6/9/2020).
Edi Yusuf menyampaikan bahwa proses pencalonan dirinya bersama Hilman sebagai Cabup dan Cawabup Ogan Komering Ulu (OKU) pada Pilkada yang sudah dimulai beberapa bulan yang lalu terkendala. Kami sudah berusaha ke Jakarta untuk melobi dua parta mengusung kami “BERIMAN,” tapi karena di penghujung waktu terakhir dua partai yang sudah komitmen dan siap mengusung saya dan Hilman malah berbalik dan berlari mendukung incumbent, ucapnya.
Sedangkan dalam proses pencalonan tersebut dirinya dan Hilman telah menyatakan bahwa akan maju melalui partai politik. Tapi itu semua terbantahkan karena syarat pencalonan harus mendapat dukungan partai politik di dewan.
Sehingga tertutuplah peluang saya dan Hilman untuk maju dalam pemilukada ini karena waktu terakhir pendaftaran adalah hari ini sampai jam 12 malam nanti maka sudah tidak mungkin bagi saya dan Hilman untuk maju mencalonkan diri sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati OKU. Hanya keajaiban yang bisa merubahnya namun hal itu sudah mustahil, ungkapnya.
Dia (Edy Yusuf) menambahkan, Saya tidak memprovokasi, apalagi mengajak berbuat anarkis. Itu bukan tipe saya dan ikuti Pilkada OKU ini dengan hati nurani serta tidak Golput, karena banyak kabupaten-kabupaten di Indonesia muncul fenomena melawan kolom kosong terutama di OKU Raya.
Saya akan tetap mengawal hasil Pilkada ini sampai selesai penghitungan detik-detik terakhir dan kita pastikan rakyat OKU masih sehat dalam berpikir, kata Edy Yusuf.
Pasangan BERIMAN melakuka aksi pencoblosan secara simbolis ke banner kolom kosong yang terpasang dikediaman Edy Yusuf, ini sebagai simbol dukungan terhadap pilihan untuk memilih kolom kosong serta sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukungnya. (Adril)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























