Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / BABEL / Belitung / RATUSAN HEKTAR LAHAN APL PINJAM PAKAI DI SUAK GUAL, DIDUGA DIPERJUAL BELIKAN

RATUSAN HEKTAR LAHAN APL PINJAM PAKAI DI SUAK GUAL, DIDUGA DIPERJUAL BELIKAN

FOTO, ILUSTRASI

BELITUNG, Suak Gual-www.media-lintasindonesia.co.id. Penjualan lahan seluas 300 hektar diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, yang terjadi di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung beberapa pekan lalu.

Mengenai proses penjualan lahan tersebut dugaan kuat menghilang menjadi rumit (Dilema), banyak warga tidak mengetauinya. Dengan kesempatan yang ada banyak juga dugaan pihak yang berperan sebagai mediator dalam jual beli lahan tersebut mencari keuntungan.

Mantan Kades Suak Gual, saat dikonfirmasi oleh Media Online Kamis (16/04/2020) mengatakan, bahwa, ini bukan jual beli tapi pinjam pakai lahan,” ungkap Yusup mantan Kades dan juga salah satu yang mengetahui penjualan permasalahan dari lahan 300 hektar tersebut.

“Maaf pak itu bukan jual beli tapi pinjam pakai, lahan bersih dan tidak ada masuk dalam Kawasan Apa-apa artinya lahan itu masuk Area Penggunaan Lain (APL).

“Dari Dinas Kehutanan, Pertanian dan BPN pun sudah pernah Survei dan telah dilakukan Sosialisasi dengan Masyarakat Desa Suak gual. Sekarang dalam proses Pemberkasan, tapi kayaknya sudah melemah Gara-gara Corona.” Tulis Yusuf dalam Pesan WhatsAppnya.

Ketika disinggung terkait masalah ada tidaknya surat perjanjian pinjam pakai antara pihak Desa dengan pihak dari Pengembang..

“Surat perjanjian pinjam pakai itu ada dengan rekan saya saudara IS, kalau kurang jelas silahkan hubungi saja pak IS, sekararang saya tidak jadi Kades lagi.” Ungkapnya.

Loding…..
Dikonfirmasi kembali keesokan harinya oleh Awak Media, Jumat (17/04/2020) menanyakan tentang adanya Dugaan penjualan lahan dengan luas ratusan Hektar di Desa Suak Gual.

Justru ia membenarkan bahwa memang benar sudah terjadi transaksi jual beli lahan itu.

“Memang benar pak sekarang ini sudah terbit 70 SKT, untuk penambahan masih dalam proses, sebab lahan 300 hektar itu setidaknya terbit 150 SKT.

“Kalau saya sudah gak mau lagi ngurusnya, kayaknya itu bisa gak jadi pak dengan keadaan begini.”ungkap mantan Kades itu.

Melanjuti permasalahan tersebut. Mantan Kades Desa Suak Gual meminta untuk menghubungi rekan beliau untuk lebih jelas masalah penjualan lahan tersebut. Saya berikan nomor Handphon mereka. IS dan BS

Saudara BS membenarkan bahwa adanya penjualan lahan di Desa Suak Gual Kecamatan Selat Nasik, dan mereka sebagai pihak Mediator antara Masyarakat dengan pihak Pengembang.” Jelas BS.

Lebih lanjut saudara BS mengatakan, sudah memberikan Anggaran untuk Koordinasi kepada salah satu Oknum Wartawan.

Mensikapi permasalan tersebut, menjadi pertanyaan bagi semua pihak khususnya Warga sekitar, dengan adanya dugaan jual beli lahan seluas 300 hektar yang berada di Desa Suak Gual tersebut?

Tentunya menjadi perhatian Pemerintah maupun Penegak Hukum untuk mendalami persoalan ini lebih lanjut, agar tidak ada Warga disekitar yang dibodohi dan dirugikan.

Penegak Hukum sepertinya perlu mendalami Dugaan jual beli lahan di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, apakah ada pihak yang dirugikan, khususnya Warga Desa Suak Gual?(In)

[t4b-ticker]

Check Also

Tim Gabungan Sat Polairud Polres Belitung bersama Dit Polairud Polda Babel Tertibkan Tambang Ilegal di Pantai Dusun Ulim

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID BELITUNG – II Sat Polairud Polres Belitung bersama personel Dit Polairud Polda Kepulauan Babel …

Sikat Penyelundupan, Gabungan Satpolairud Polres Belitung dan Ditpolairud Polda Babel Gelar Operasi Ketat di Pelabuhan Tanjung Pandan

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID ,BELITUNG ,TANJUNG PANDAN || Upaya preventif untuk memperketat keamanan wilayah perairan dan mencegah segala …

Satlap Tri Cakti Kembali Gagalkan Pengiriman Pasir Timah Di Padang Kandis Membalong

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID – BELITUNG, Membalong ||Upaya dugaan penyelundupan pasir timah melalui jalur laut kembali digagalkan Satlap Tri Cakti, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!