Sumenep, Lintasindonesia.co.id-Sadran (73), warga dusun aer Betang, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas. Mereka tewas diduga dibacok oleh Sakur tetangganya.
Kasubag Humas Polres Sumenep, Akp Widiarti menjelaskan sebelum terjadi tindak pidana pembacokan korban sering menghina pelaku. Namun, pelaku tidak menghiraukan.
Saat pelaku pulang dari sawah selesai memberi makan kerbau. Kemudian saat perjalanan pulang disebuah tanah kosong dekat sawah bertemu dengan korban terjadi tengkar.
“Pelaku emosi dan langsung membacok korban menggunakan parang hingga mengakibatkan korban luka robek pada bagian wajah dan akhirnya meninggal,” katanya.
Dia menambahkan, setelah melakukan pembacokan pelaku langsung pulang kerumahnya, dan meminta bantuan aparat desa untuk diantarkan menyerahkan diri ke Polsek Kangean.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari tangan pelaku berupa 1 buah baju kaos lengan panjang warna biru variasi merah dengan bacaan “FC BAYER MUNCHEN” (digunakan saat membacok). 1buah Celana Pendek Jeans warna biru muda dengan bekas kotor lumpur (digunakan saat membacok).
Sedangkan barang bukti yang diamankan dari pihak korban berupa 1 buah Topi warna hitam terdapat bercak darah. 1 buah kaos panjang warna biru dongker variasi biru muda terdapat bercak darah. 1buah celana pendek warna biru variasi hitam.
“Tersangka dan barang bukti diamankan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Jadi, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUH Pidana penganiayaan,” tukasnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























