
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Kapal niaga KLM Putra Bahari Gt. 06 kandas dan tergeser ombak sekitar 200 meter dari Pelabuhan rakyat, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Karamnya kapal diakibatkan mesin kapal tersebut mati perkiraan pada posisi Koordinat Lat Long: -6.9809511 114.10203885.
Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan pada Kamis 5 Juni 2025, kemarin, sekitar pukul 01.00 Wib dini hari, KLM. Putra Bahari yang bermuatan sembako berangkat dari pelabuhan rakyat Dungkek.
Baru sekitar 200 meter kapal tersebut mengalami kandas dan karam di perairan dangkal area kolam pelabuhan rakyat Dungkek.
Dalam keterangan Sa’id salah satu ABK bahwa KLM. Putra Bahari mengalami trouble mesin dan sempat lego jangkar. Pada pukul 02.30 Wib dini hari, kapal terhanyut sampai ke perairan dangkal dan membentur karang. Sehingga, kapal mengalami kebocoran dilambung kapal dan akhirnya kapal tersebut karam.
“Jadi, seluruh awak kapal dalam keadaan selamat, dan tidak ada korban jiwa. Sebagian barang yang masih utuh yang dimuat kapal telah diamankan oleh masing-masing pemilik sedangkan sebagian barang lainnya dibiarkan mengambang berserakan hingga ke bibir pantai dan mengikhlaskan,” katanya.
Menurutnya, sekitar pukul 13.00 Wib siang, KLM. Putra Bahari itu mulai dievakuasi menggunakan tenaga penyelam 3 buah Alkon dan 1 kapal dari warga Kecamatan Ra’as.
“Pukul 17.30 Wib KLM. PUTRA BAHARI berhasil di evakuasi dan di towing menuju pelabuhan rakyat Dungkek untuk dilakukan perbaikan lebih lanjut,” tegasnya.
Dia menambahkan, dari peristiwa karamnya kapal tersebut beruntung tidak ada korban jiwa hanya kerugian material hingga mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugian materiil 700 Dos air mineral gelasan beberapa indomie dan 20 karung beras, beberapa dos Indomie, 20 karung beras 25 Kg. Kerugian ditaksir Rp 30 juta rupiah,” tutupnya. (Ys)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























