
SBB,Lintasindonesia-Ikatan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Seram Maluku melakukan apel Akbar yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Waimital Pada Hari Selasa Kemarin, Pada Kesempatan itu dilakukan Penyerahan lisensi Hak Patent PSHT CABANG SERAM MALUKU kepada Muspika Kecamatan Kairatu dari Kapolsek Kairatu Kepada Camat Kairatu secara simbolis.

Ketua PSHT Cabang Seram Maluku Romadhon Tugiono, S.Sos mengatakan bahwa, “kegiatan ini merupakan kegiatan ceremonial yang menandakan keabsahan organisasi PSHT yang ada secara LEGAL FORMAL / YURIDIS sesuai dengan aturan yang berlaku dan berjenjang dari Pengurus Pusat PSHT di Jl. Merak No. 10 Nambangan Madiun, Jawa Timur, dimana sebelumnya hak patent tersebut diterbitkan oleh KEMENKUMHAM RI. Sehingga kebaradaan Perguruan Pencak Silat Setia Hati Terate Cabang Seram Maluku dapat dipertanggungjawabkan dimata Hukum. Serta dalam perkembangannya dan harapannya yaitu membina generasi muda Indonesia yang Tangguh.
Dalam sambutannya Kapolsek Kairatu menekankan luhurnya ilmu bela diri Pencak Silat dalam perjuangan bangsa, perkembangan Pencak silat, tidak terlepas dari sejarah perjuangan Kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia, karena pergerakan dari seni Bela Diri kemudian menjadi bagian pendidikan bela Negara menghadapi Penjajah. “Pencak Silat telah memberikan banyak sumbangsih pada bangsa dan negara ini, dan orang bijak mengatakan Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawan serta budaya luhurnya sendiri” tutur IPTU Jacob Walalayo.
Hal senada disampaikan juga oleh Penaggung Jawab Acara sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan PSHT Cabang Seram Maluku, Serma Imam Bukhori Anggota Koramil 1502/08 Kairatu bahwa “acara ini merupakan sarana untuk membina generasi muda dalam memupuk rasa cinta Tanah Air, serta melatih mental dan fisik guna membentuk generasi yang tangguh sesuai nilai luhur Pencak silat”. Menurutnya yang juga menjabat sebagai Babinsa Desa Waimital, banyak hal positif yang dapat digali dari Pencak Silat, “Saya bersama Bhabinkamtibmas Desa Waimital Bripka Asep Souisa memiliki Tanggung Jawab Besar dalam memupuk rasa cinta tanah air dan pendidikan Dasar Bela Negara di Kalangan generasi Muda, dan berikutnya akan dilaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya dengan niatan yang sama”.
Sebelum kegiatan para pesilat menunjukan kebolehannya berupa Jurus Pencak silat baik dalam penampilan tunggal, ganda dan beregu, mereka menampilkan seni bela diri pencak silat murni nusantara, yang dalam setiap gerakannya terkandung makna dalam kehidupan.Kegiatan tersebut juga merupakan ajang silaturahmi antar Perguruan Pencak Silat yang ada di Kecamatan Kairatu, Seperti Perisai Diri, Cempaka Putih dan juga Kera Sakti. Sebagai sarana pemersatu bangsa, dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila.(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























