Media Lintas Indonesia Bungo.
Maraknya peti di Kab Bungo sangat
meresahkan masyarakat,terutama
di wilayah hukum polsek Pelepat
yang berlokasi di Batu Kerbau.
Pelaku peti batu kerbau telah berjalan 2 thn lebih menggunakan
Alat berat di hulu aliran sungai
batang pelepat,hingga membuat
sungai menjadi keruh bagaikan
air susu.Warga selalu mengeluh
pada siapa tempat mengadu.
Kehadiran Kapolsek yang baru
di tugaskan beberapa bulan yang lalu di polsek kec Pelepat yaitu :
IPTU Torang Tua Munthe,SH.MH,
membuat semangat warga bertambah,pasalnya; baru hitungan
hari bertugas sebagai Kapolsek
Kec Pelepat, target pertama untuk
membasmi peti yang ada di wilkum
Pelepat yang berada di Batu kerbau
Namun atas jerih paya yang di lakukan Kapolsek Pelepat dan jajaran nya ternyata tidak membuat
epek jerah para pelaku peti, meskipun demikian Kapolsek
Pelepat tetap berjuang mengupayakan agar peti di dusun
Batu kerbau dapat di basmi kata
Munthe pada media lintas indonesia saat di temui di ruang kerjanya beberapa hari yang lalu.
Lanjut Kapolsek Munthe,dalam melakukan razia peti,kita sangat
kesulitan terutama medan yang harus kita lalui sangat sulit dan
tak bisa dengan kendaraan terpaksa kita semua jalan kaki,
jika saja lokasi peti bisa di tempuh
kendaraan,mungkin saja bisa kita
tiap minggu melakukan razia pungkas Kapolsek Pelepat.
Selaku Kapolsek,pak Munthe tetap
mengaja warga untuk selalu kerjasama memberikan informasi,
jika ada kabar dan info alat yang
akan masuk ke batu kerbau dan
hal ini sering di sampaikan saat
mengadakan rapat di kantor Camat
Kec Pelepat.Bukan saja pada warga
Kapolsek pun sering menyampaikan pada Datuk Rio agar sama sama untuk membasmi
Peti yang berada di batu kerbau.tutup pak Munthe.(Erwin
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























