Bengkulu,Seluma, Media-lintasindonesia.co.id
Program Pengentasan Kemiskinan yang diterapkan oleh Presiden Republik Indonesia memang sangat berdampak baik dikalangan masyarakat yang kurang mampu, yang mana Program yang diterapkan oleh Presiden untuk melakukan bedah rumah bagi masyarakat yang mempunyai Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ).
Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu khusunya, mendapatkan bedah rumah Sebanyak 230 unit, dan salah satu Desa yang mendapat kan bedah rumah tersebut desa Talang Perapat Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma Sebanyak 30 Unit, bedah rumah didesa talang perapat sempat mendapat sorotan dengan adanya Mark Up Harga Material seperti Semen, Besi 10 dan 8, serta Material yang diperlukan.
Salah satu Tukang yang enggan namanya disebutkan mengatakan ” Besi 10 inc tetapkan harga 89 ribu, besi 8 inc 59 ribu, pasir perkubikasi 220 ribu, batu koral perkubikasi 200 ribu, batu Bata kecil perbuah 750 rupiah dan seng perkeping 60 ribu, dan yang membuat RAB kamu sendiri “. jelas nya.
Sementara Fauzi selaku pemilik toko bangunan yang telah ditunjuk melalu rapat kelompok penerima bantuan mengatakan via ponsel ( 28/06/21 ) mengatakan ” harga yang saya berikan adalah harga biasa, untuk Besi 10 inc 75 ribu, besi 8 inc 60, semen tiga roda 62 ribu per sak, pasir perkubikasi 180 ribu, koral 180 ribu perkubikasi batu bata kecil 650 rupiah per buah serta seng dipatok harga 55 ribu per keping ” jelas Fauzi mengakhiri.
Terpisah Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Seluma ketika ditemui diruang kerjanya ( 28/06/21 ) menjelaskan ” untuk Anggran Per Unit Bedah Rumah itu sebesar 20 juta bersama upah tukangnya, dan atau untuk Mark Up say bantah karena untuk harga pabrikasi Seperti, Besi, semen hal yang wajar karena naik turun harga yang kita sendiri tidak tau, sehingga harga yang pada saat bedah rumah bisa jadi sedang naik naiknya, dan menurut saya lumrah karena biaya untuk pembelian masih berhutang, sampai 2 bulan baru bisa dibayarkan,”, singkatnya.
Untuk kedepannya Kabupaten Seluma mengajukan 8.800 unit yang telah diajukan kepada Pemerintah Pusat dan besar harapannya semua dapat direalisasikan, harap Kadis. ( Fikri )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























