Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Kepala Disdik Sumenep Ajak Guru Perkenalkan Musik Tradisional Pada Siswanya

Kepala Disdik Sumenep Ajak Guru Perkenalkan Musik Tradisional Pada Siswanya

Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Carto, mengajak para guru untuk memperkenalkan seni budaya daerah kepada anak didiknya.

Sebab, seni budaya daerah tersebut seperti halnya musik tradisional ini perlu diperkenalkan. Sehingga, kecintaan anak didik terhadap musik budaya bisa tertanam.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Carto, mengajak para guru untuk memperkenalkan seni budaya kepada anak didiknya. Sehingga, kecintaan anak didik terhadap seni budaya daerah terus tertanam.

“Jadi, kita meminta para guru untuk mengenalkan musik tradisional kepada murid-muridnya untuk dapat menanamkan rasa cinta terhadap musik daerah,” katanya, di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2020).

Mantan Kepala Disparbudpora ini menambahkan, di era digital ini banyak anak-anak yang tidak mengenal musik tradisional sebab cenderung asyik bermain gadget.

Sehingga, sangat penting untuk mengenalkan seni budaya daerah ini kepada mereka (anak didik), supaya kesenian daerah tetap lestari. “Kita lemah di kebudayaan itu, sebab dari sisi pelestariannya kita kurang, nanti seni budaya yang ada akan hilang,” tuturnya.

Apalagi, kata Carto, seni musik tradisional Madura seperti saronen dan tong-tong, ini memiliki nilai sejarah dan peradaban yang sangat penting untuk dipelajari oleh generasi milenial. Karena, dari segi eksistensinya, musik tradisional itu menunjukkan kondisi pulau Madura dengan nilai kebudayaan yang cukup tinggi.

“Seni dan budaya ini kan punya nilai sejarah, musik saja mungkin bisa menggambarkan tentang sejarah. Jadi, sebenarnya sangat penting untuk diajarkan,” tukasnya.

Dengan demikian, dirinya menilai perkembangan musik Madura saat ini sudah mulai stagnan. Bahkan, nyaris tidak ditemukan lagi di tempat-tempat umum manapun.

“Kita sudah mencanangkan Visit Sumenep, tapi perkembangan musik tradisional Madura tidak terdengar. Di tempat hiburan, bandara, terminal, maupun di tempat wisata. Hampir tidak ada,” ujarnya.

Ia meminta kepada para guru agar mengenalkan seni musik Madura itu kepada siswanya di sekolah. Dengan demikian, akan memperkaya tentang wawasan kesenian serta bisa melestarikannya. “Jika nanti terus dikenalkan oleh para guru di sekolah kepada anak didiknya, itu bisa dilestarikan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya mendorong guru agar lebih kreatif mengajar di tengah pandemi. Sehingga, sistem belajar dalam jaringan atau dari rumah bisa efektif dan sukses. “Disinilah kita bisa melihat guru yang punya kapasitas dan karya kreatif untuk lebih mengefektifkan proses belajar dari rumah,” tutupnya. (SM/Yas)

Check Also

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Klas IIB Sumenep Digeledah

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Sumenep Digeledah

Sumenep, Lintasindonesia.co.id – Rutan Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali operasi penggeledahan kamar hunian …

Polres Sumenep Kawal Ketat Balik Mudik Gratis

SUMENEP, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID _Lintasindonesia.co.id- Balik mudik gratis jurusan Sumenep-Surabaya-Jakarta dari terminal Arya Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa …

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Aengdake, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!