LUBUK LINGGAU, SUMSEL- Upaya pencarian dilakukan tim gabungan dari Basarnas, polisi , TNI , pihak Kecamatan dan Kelurahan bersama masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil. Kedua bocah yang tenggelam di Lubuk Asai Sungai Kelingi, RT.11 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau, berhasil ditemukan Tim Gabungan.
Korban pertama ditemukan yakni Satria (12) Tahun warga RT.2 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan ditemukan Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 14.15 WIB, sekitar 200 meter dari lokasi tenggelam. Sedangkan korban kedua yakni Risky Alviansyah (7) warga RT.1 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II ditemukan di hari yang sama, Jumat (11/09/2020) sekitar pukul 21.30 WIB, dengan lokasi tidak jauh dari penemuan korban Satria. “Alhamdulillah, usai pencarian dari pagi sampai sore tadi kami sambung ke malam hari, akhirnya jenazah kedua korban berhasil ditemukan,” jelas Dono Pratondo, petugas DPKPB Lubuklinggau yang ikut melakukan pencarian.
Ia menambahkan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di RT.2 Kelurahan Marga Rahayu. Ivan selaku koordinator dari BASARNAS, mengucapkan “Terimakasih banyak atas bantuan semua element yang terdiri dari TIM SAR gabungan TNI, POLRI, BASARNAS, DPKPB, KPA Wira Alam Buana, TAGANA, Ayo Kelingi Rafting, dan warga setempat yang telah membantu selama evakuasi disungai Kelingi dari kemarin hingga malam hari ini sampai ditemukannya kedua korban,” ujar Ivan. Seperti diberitakan sebelumnya dua orang bocah hanyut di Sungai Kelingi, Lubuk Asai RT.11 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kamis (10/9/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Kronologis kejadian, Awalnya kedua korban bersama teman-temannya orang mandi ke Sungai Kelingi. Pada hari kamis tgl 10 September 2020. menurut keterangan sahabat korban, (Alfian)
Pukul 09.00 wib pagi korban mandi di sungai sungai Kelingi dan pada pukul 10.00 wib 4 orang hanyut namun 2 orang selamat. Sedangkan 2 orang lagi hanyut terbawa arus sungai. Hanya saja, teman-temannya tidak langsung melaporkan peristiwa itu ke orang tua korban. Barulah sore harinya, sekitar pukul 15.00 WIB, mereka memberitahukan orang tua para korban. Sehingga kemudian dilakukan pencarian. (Ria).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























