
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Zainal Arifin mengapresiasi atas capaian prestasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI hingga delapan kali secara berturut-turut.
Capaian prestasi ini bukan sekadar prestasi administratif saja melainkan bukti konkret dari tata kelola keuangan daerah yang baik dan sesuai regulasi.
“Jadi, ini bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan. Kami di DPRD sangat mengapresiasi kerja keras seluruh elemen Pemkab Sumenep,” kata Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin.
Dia menambahkan, pihaknya menilai dengan capaian tersebut tentu tidak lepas dari sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
“Bukan hanya kebanggaan bagi Pemda melainkan juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep,” tukasnya.
Dengan demikian, keberhasilan mempertahankan WTP selama delapan tahun berturut-turut itu menunjukkan konsistensi mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan anggaran. Pihaknya menggambarkan bahwa integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep.
“Prestasi ini harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih maju. Kami dorong supaya kualitas pengelolaan anggaran terus ditingkatkan, khususnya yang berdampak langsung pada pelayanan publik,” tuturnya.
Diketahui, Pemkab kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024.
Prestasi predikat WTP yang diraih Pemkab Sumenep ini yang kedelapan kalinya, sejak Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun anggaran 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 dan 2023. (Juyas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























