
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur berkomitmen bakal kawal kontestasi Pilkades mulai sejak tahap perencanaan hingga hari Pemungutan suara.
Pilkades serentak ini sebagai agenda penting yang perlu disiapkan dan disikapi secara serius dan seluruh aspek ini harus dirancang secara komprehensif.
Mulai dari payung hukum, mekanisme tekhnis hingga kesiapan dalam anggaran Pilkades tersebut.
Komisi I DPRD Sumenep menilai bahwa pengawasan sejak dini itu penting dilakukan agar disetiap tahapan nantinya berjalan sesuai aturan dan tidak memunculkan persoalan dikemudian hari.
“Jadi, Pilkades Sumenep akan digelar dalam dua gelombang. Pada tahap awal dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 dengan jumlah 246 desa. Tahap berikutnya digelar pada tahun 2029 di 84 desa,” kata sekretaris Komisi I DPRD Sumenep, Saipur Rahman.
Dengan demikian, pihaknya terus memastikan bahwa seluruh proses tahapan Pilkades berjalan sesuai harapan publik. Termasuk transparansi, akuntabilitas yang perlu kita jaga.
“Kami pertegas sebagai pimpinan komisi I, pasti akan kita kawal,” tukasnya.
Ia berencana untuk memanggil pihak yang terlibat seperti DPMD hal itu dilakukan untuk membahas tehknis dan administratif dalam penyelenggaraan Pilkades. “Akan kami panggil DPMD untuk bahas kesiapan menghadapi Pilkades serentak ini,” tuturnya.
Maka dari itu, dirinya berharap dalam pelaksanaan Pilkades nantinya mampu menciptakan kepala desa yang benar-benar bekerja untuk kepentingan publik.
“Akan kami kawal agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan kondusif,” tutupnya. (Klikyas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























