SBB,Lintasindonesia- Salah satu tugas anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) untuk lakukan pengawasan. Seperti dilakukan Komisi II DPRD SBB di Kecamatan Elpaputih untuk monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pencegahan dan penanganan Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19.
Kegiatan itu dilakukan Selasa, (14/4/2020) itu, bukan saja di Kecamatan Elpaputih, tapi akan dilakukan di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten SBB tersebut. Pasca pencegahan dan penanganan Covid-19.
“Monev yang sementara kita lakukan ini, nantinya dilaksanakan pada 11 Kecamatan di Kabupaten SBB. Terutama pada wilayah-wilayah menjadi pintu masuk maupun keluar dari kabupaten lain maupun dari Kota Ambon sebagai ibukota provinsi,” kata Ketua Komisi II DPRD SBB, Hans Rutasouw kepada wartawan di sela-sela kegiatan dimaksud.
Dikatakan Rutasouw, Kecamatan Elpaputih adalah wilayah Kabupaten SBB, dan merupakan kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Juga merupakan pintu masuk bagi 2 (dua) kabupaten yaitu Kabupaten Malteng dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
“Kunjungan kami, dalam rangka tugas monitoring dan evaluasi untuk mengetahui dan melihat secara langsung kesiapan Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di kecamatan. Sekaligus kami mendapat masukan, guna lebih mengefektifkan tugas-tugas Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di kecamatan di Kabupaten SBB, dalam rangka memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19,” jelas Rutasouw.
Komisi II setelah tiba di lokasi Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Elpaputih dan melihat secara langsung Tim Gugus Tugas Covid-19, dikoordinir Camat Elpaputih, Julius Nahuwaey.
“Kami mengapresiasi, karena cepat dan tanggap terhadap persoalan ini. Tentunya untuk tugas ini tidak terlepas dari partisipasi semua pihak. Bahkan hasil monitoring dan evaluasi di lapangan menunjukan ada kerjasama dan koordinasi yang baik antara Camat dan Muspika di Kecamatan Elpaputih,” imbuhnya.
Dalam audiens Komisi II DPRD Kabupaten SBB dengan Camat Elpaputih, Julius Nahuwaey Kapolsek Elpaputih, IPDA ARIS, Kepala UPTD Pendidikan dan Kepala Puskesmas Elpaputih ternyata ada sejumlah masukan diterima komisi dalam rangka mengefektifkan tugas-tugas Tim Gugus Tugas Covid-19. Sekaligus dalam rangka pengamanan diri tim medis yang bertugas di lapangan dengan APD yang minim jumlahnya, termasuk Rapid Test.
Selain itu tidak adanya dana buat operasional Tim Gugus Tugas Covid-19 juga merupakan persoalan yang mesti diperhatikan.
“Kami berharap, Pemerintah Daerah secepatnya melihat kekurangan-kekurangan di lapangan. Apa saja dibutuhkan dalam rangka mempercepat pencegahan dan penanganan bahaya pandemi Covid-19 di kabupaten tercinta ini,” tandasnya.(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























