media-lintasindonesia.co.id|
Kab.Batu Bara — Penerima program sembako, keluarga penerima manfaat atau KPM, kesal dan menggerutu atas sembako yang mereka terima melalui e-warong di desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Kabupaten Batu Bara Jumat.(24/04/2020).
Warga menilai sembako yang mereka terima tidak sesuai dengan nominal saldo yang tertera.
“Salah seorang KPM keluarga penerima manfaat yang berinisial NB Warga Dusun 2 Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pedisir mengaku kecewa dengan sembako berupa beras yang hanya 10 kg. jeruk 1 kg, telor 13 butir dan brokoli hanya satu buah, menurutnya jika diuangkan/di Rp, kan bahan tersebut tidak sesuai dengan isi saldo yang mereka terima senilai Rp 200,000.
NB juga menuturkan bahwa bantuan sebelumnya bulan Maret dengan saldo Rp.200.000 mereka terima sembako berupa 10 kg beras 1 papan telor, kacang hijau 8 ons dan kentang 1 kg, itu pada bulan maret kemarin.
Namun pada bulan April ini NB menilai bantuan sembako yang mereka terima pada hari ini mangkin tidak sesuai dengan jumlah nominal saldo.
NB juga sempat layangkan protes kepada e-warulong, tentang ketidak sesuaian sembako yang dia terima dengan isi nominal saldo.
“Namun pemilik e-warung tersebut, menepis mereka hanya menyalurkan barang yang mereka terima dari pemasok, bukan dari belanja sendiri. ungkap NB menirukan bahasa sipemilik e-warung,
Sementara itu pemilik e-warung yang bernama Edy Samsuri mengaku pihaknya mendapat pasokan sembako tersebut dari seseoarang yang mengaku bernama Rudi, dan e-warong tidak belanja sendiri untuk sembako yang di terima KPM.
“Saya tidak belanja sendiri, sudah ada pemasoknya bang kalau yang ngontek namanya Rudi, kenal Abng sama Rudi, abng orang mana rupa nya, saut Edy lewat telepon selular saat dihubungi wartawan Edy mengaku diberi untung Rp 11,000 untuk setiap satu penerima KPM.
Ditempat terpisah saat ditanya wartawan Sony Agatha selaku Koordinator Pendamping Sosial Program Sembako Kabupaten Batu Bara, lewat sambungan selular, saat ditanya tentang tidak sesuainya sembako dengan saldo yang diterima KPM, Sony menepis.
“Saya bukan tidak mau mengklarifikasi, biar Pak Kadis saja. Karena saya kan cuma koordinator, ungkap nya.
Editor: *mLI*B.Bara*
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























