SBB,- Pasca mendapat kunjungan dari Ketua komisi l DPRD SBB Jamadi Darman, dan Eko Budiono fraksi PKB, bayi penderita gizi buruk Fatin juga dijenguk Lusya Setitit Anggota DPRD SBB Fraksi Hanura , Sabtu (28/12/2019).
Ditemui Wartawan di sela – sela kunjungannya, Lusya mengungkapkan akan menindaklanjuti kasus Fatin boca 1 tahun penderita Gizi buruk untuk dapat diberikan pelayanan dan pemeriksaan medis seoptimal mungkin.
“Saya akan menindaklanjuti kasus Fatin ini untuk diberikan pelayanan pemeriksaan medisnya karena saya tahu keluarga sang anak tidak punya biaya. BPJS juga tidak ada, yang pertama saya akan berusaha gimana caranya dapat dibuatkan BPJS sehingga meringankan biayanya, selain itu saya juga akan mengecek identitas dari keluarga Fatin,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan gizi bayi dan balita.
Demikian juga untuk para kader – kader agar lebih aktif menyosialisasikan program-program penanganan gizi bagi bayi dan balita.
“Pentingnya pemeriksaan gizi bayi dan balita untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita di harapkan para Ibu rumah tangga dapat rutin membawa bayi dan balitanya ke posyandu untuk ditimbang. Selain itu perlunya pemberian ASI bagi bayi dan balita karena kandungan ASI sangat baik bagi kesehatan, pertumbuhan dan gizi bayi,” katanya. (AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























