Media Lintas Indonesia.co.id. Sebenarnya pembangunan disetiap daerah memang mesti harus diperhatikan dan dikerjakan. Bukan harus dibiarkan atau dipandang sebelah mata. Memang jika dilihat dari fakta dilapangan sangatlah miris, diera teknologi canggih, SDM semakin maju, anggaran kesetiap daerah selalu digelontorkan. Namun pembangunan infrastruktur jalan masih juga mengalami kendala bahkan ada yang sudah parah kondisinya. Ada apa wahai pemimpin daerah? Haruskah digempur dengan mata pena baru ada pergerakan? Semua hanya tinggal menunggu jawaban tanpa kepastian. Kamis (24/10/2019) jam 13.19 wib saat tim media Lintas Indonesia melintasi jalan utama Asam Jawa – sidodadi, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara disaat itu juga tim media lintas Indonesia melihat fakta dilapangan bahwa jalan utama Asam Jawa – Sidodadi sangat sangat butuh perhatian khusus dari Pemerintah daerah kabupaten Labuhanbatu Selatan karena sudah lebih 3 tahun jalan tersebut belum ada perbaikan. Yang ada hanyalah para relawan masyarakat yang bersedia menimbun jalan tersebut dengan tanah dan kerikil seadanya.
Sudah sangat sering relawan masyarakat menimbun jalan yang rusak tersebut tapi apalah daya dari hasil karya manual. Begitu musim hujan tanah pun jadi lumpur dan jalanpun licin bahkan diduga sudah banyak korban laka lantas disepanjang jalan tersebut. Memang jika dilihat dari mutu aspal tersebut,jalan tersebut tidak layak dimasuki oleh mobil yang melebihi tonase muatan sebab dapat merusak aspal jalan. Melihat mobil tangki cpo yang bermuatan melebihi tonase serta mobil truck yang memuat biji inti sawit dari beberapa perusahaan perusahaan swasta yang notabene nya memang melintasi jalan utama Asam Jawa – Sidodadi sangatlah kurang memperhatikan dan diduga terkesan tidak perduli dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah dan berlubang. Padahal sangat dibutuhkan kehadiran Pemerintah daerah dan juga pihak pihak perusahaan yang dianggap perlu dan berkompeten dalam masalah perbaikan atau pengaspalan jalan tersebut dengan mutu aspal yang memang layak untuk dilintasi mobil tangki maupun truck yang melebihi tonasenya agar tidak kembali rusak jalan yang baru dibangun. Namun jajaran Pemerintah daerah juga tak kunjung memperbaiki jalan yang sudah rusak tersebut. Begitu juga dari pihak perusahaan perusahaan yang unit kendaraannya melintasi jalan tersebut, juga tjdak sedikitpun respon dalam hal perbaikan atau penyisipan jalan agar pengguna jalan merasa nyaman dan enak dengan bagusnya kondisi jalan umum. Semoga Pemerintah daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan perusahaan swasta yang ada segera memperbaiki jalan yqng sudah rusak tersebut. wartawan: J.A.Barus,SH
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























