
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Di dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batu Putih terjadi ledakan hebat. Ledakan tersebut mengakibatkan rumah warga hancur dan dua orang alami luka.
Suara ledakan itu diduga berasal dari mercon. Rumah milik Pusadin (45) terdampak. Tembok kamar jebol dan teras rumah runtuh. Dua korban mengalami luka yang cukup serius.
Ainul Yakin (37) luka bakar di beberapa bagian tubuh serta luka robek di bagian kepala, sementara Imroatus Shalihah (30) mengalami luka ringan.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan masyarakat. Ledakan diduga disebabkan oleh obat mercon. Tim Inafis Polres Sumenep kini mengamankan sejumlah barang bukti berupa botol plastik bekas air mineral, potongan kertas yang digulung untuk dijadikan mercon, serta gulungan lakban atau isolasi.
Pukul 09.40 WIB, AKBP Anang Hardiyanto tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan langsung ledakan sekaligus memastikan proses penanganan korban dan penyelidikan berjalan dengan baik.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. mengatakan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan itu sangat berbahaya dan sangat berpotensi menimbulkan korban jiwa.
“Kami tegaskan kejadian ledakan di Dusun Pajung, Desa Bantelan diduga kuat disebabkan bahan mercon. Ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan bahan peledak rakitan karena dapat mengancam keselamatan jiwa,” tuturnya.
Menurutnya, saat ini Polres Sumenep masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kejadian serta mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak bermain atau merakit mercon, terlebih menjelang momentum tertentu yang rawan penggunaan bahan peledak rakitan,” tegasnya. (Ys)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























