Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JAMBI / Bungo / LOUNCHING PENDATAAN KELUARGA 2021 DI KABUPATEN BUNGO

LOUNCHING PENDATAAN KELUARGA 2021 DI KABUPATEN BUNGO

Medialintasindonesia.co.id, Bungo – Bupati H Mashuri dan Wakil Bupati Bungo H Safruddin Dwi Aprianto menghadiri acara Kick Off/Launching Pendataan Keluarga 2021 Kabupaten Bungo, di Taman Rumah Dinas Bupati Bungo, Bungo, Selasa (30/3/2021).

Hadir juga pada kesempatan ini Unsur Forkompinda Pemerintah Kabupaten Bungo, Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo, Ketua TP. PKK Kabupaten Bungo, Ketua GOW Kabupaten Bungo, Ketua DWP Kabupaten Bungo serta Kepala OPD yang ada dilingkup Pemerintah Kabupaten Bungo.

Kegiatan ini bentuk mensukseskan program nasional pendataan keluarga 2021 (PK21), Dinas Sosial P2KB P3A Kabupaten Bungo.

”Hari ini kami sosialisasi dan launching dalam rangka program nasional pendataan keluarga 2021,” ungkap Kepala Dinas Sosial P2KB P34 Bungo Yos Armi.

PK21 akan dilakukan mulai 1 April dan akan berakhir pada 31 Mei 2021. ”Launching serentak semua desa 1 April nanti,” sambungnya.

Program ini dilakukan lima tahun sekali. Berbeda dengan pendataan pada tahun-tahun sebelumnya, pada Pendataan Keluarga 2021 atau PK21 ini menggunakan 2 cara yaitu dengan Aplikasi melalu Smartphone dan dengan blangko formulir pendataan untuk daerah-daerah yang kader pendatanya masih belum familiar dengan Smartphone. Nantinya pada pelaksanaan Kegiatan PK21 ini terdapat 3 (tiga) rumpun pendataan. Yaitu Pertama, Pendataan terkait Kependudukan. Kedua, Pendataan terkait Keluarga Berencana, dan Ketiga, adalah Pendataan terkait Pembangunan Keluarga.

Tujuan Pendataan keluarga adalah menyediakan basis data keluarga untuk intervensi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan program pembangunan lainnya di Indonesia. Selain data keluarga juga menghasilkan data individu by name by address yang menjadi peta sasaran intervensi program dan dapat ditelusuri dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan, sampai dengan tingkat RT bahkan keluarga sebagai unit analisis terkecil. Basis data ini menghasilkan profil Pasangan Usia Subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber data manapun kecuali melalui pelaksanaan Pendataan Keluarga, selain itu dapat memperoleh data mikro yang valid yang tidak hanya bermanfaat bagi BKKBN tetapi juga pihak terkait yang membutuhkannya.

Sementara Bupati Bungo H Mashuri dalam kegiatan tersebut berpesan. Data ini harus bisa dijadikan rujukan untuk memberikan bantuan agar tepat sasaran, dan nantinya bisa dimanfaatkan juga untuk bantuan proses mengurus administrasi kependudukan bagi warga yang tidak bisa pergi mengurus administrasi kependudukan secara mandiri melalui OPD terkait.

”Data ini harus akurat dan up to date, agar bisa jadi acuan ketika kita akan menyalurkan bantuan, semoga pendataan keluarga 2021 berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan,” pungkas Bupati.

Check Also

Kabupaten Bungo Punya Program Dusun Online Yang Mendunia

Lintasindonesia.co.id –Bungo adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jambi, Indonesia. Kabupaten ini merupakan …

Duel Antar Pedagang Di Bungo Berujung Maut

Bungo-Lintas Indonesia. Insiden perkelahian dan penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang pedagang terhadap pedagang lain, terjadi …

ANTUSIAS RATUSAN SISWA SISWI SMPN 2 BUNGO PENUHI GEDUNG SKB DALAM MEMPERINGATI ISRA’MI’RAJ

BUNGO, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID – Peringatan Isra Mi’raj merupakan program sekolah yang tidak boleh ditinggalkan dengan tujuannya …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!