Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Lumajang / LUAPAN BANJIR YANG MENGGERUS BUMI BITING TIDAK MAMPU MASUK KE PESAREAN MBAH SAIYBAN.

LUAPAN BANJIR YANG MENGGERUS BUMI BITING TIDAK MAMPU MASUK KE PESAREAN MBAH SAIYBAN.

Lumajang media Lintas-Indonesia.

hujan yang mengguyur kota Lumajang,minggu lalu Menyebabkan terendamnya tiga desa,
desa biting,desa bondoyudo dan desa Selok Besuki,dengan ketinggian mencapai 1-2,mtr.
hujan yang sangat lebat Itu, terjadi pada hari Sabtu siang hingga larut malam,27/2/2021.
sampai menyebabkan,
aliran sungai bondoyudo meluap,sehingga terjadi banjir,yang menerjang tiga desa, Itu kurangnya tanggap pemerintah daerah yang lalai tidak melakukan normalisasi sungai bondoyudo, sebelumnya.

sebagai pelajaran,untuk warga masyarakat agar tidak sembarangan bersedekah sampah membuang ke aliran-aliran sungai,agar tidak terjadi sumbatan Hinga akhirnya dapat mengkristal,dan mudah meluap.

Dari peristiwa bencana alam ini
Ada hal yang sangat menarik,dan aneh.
sampai menjadi perbincangan di masyarakat luas. ajaib”luapan air yang cukup deras ini,tidak
Mampu masuk kepesarean Sayyid Abdurrahman Assyaibani Atau di kenal Mbah saiyban.
yang bersebelahan dengan Maqom Adipati menak koncar. tempatnya di desa biting,kec Sukodono kab Lumajang,Jatim.
“Letak kedataran Maqom sama dengan tiga desa Itu,yang terkena banjir.bahkan bisa di bilang pesarean Sayyid Abdurrahman Assyaibani,tempat bersinggah untuk menghilangkan lelah
saya heran dan tidak masuk di aqal,
Jangankan luberan banjir bisa masuk,alas tikar yang ada di pendopo maqom itu saja,dak sampai tersentuh air,kata juru kunci maqom”Sahal/golam.,
“pohon besar dan pagar tembok yang ada di samping itu sampai tumbang,dan pagarnya Ambruk, Itu bisa di bayangkan besarnya banjir kayak apa,tuturnya

Situs Biting memang banyak di artikan menyimpan segudang sejarah,seperti Adipati menak koncar, Arya woraraja, Patih Nambi dan Sayyid Abdurrahman Assayibani.
Beliau,Seorang penyebar Agama Islam pertama di pulau tanah Jawa Lumajang.
Ulama’ dari persia ini,nama kakeknya Sayyid Abdurrahman Assayibani,adalah.., wali Qutub yang berilmu sangat tinggi bernama Syekh Syaiban Al Iraqi Al Baqdadi sepupu imam Ahmad bin Hambal Assayibani,dan beliau menuntut Ilmu agama di Makkah,hingga havid Al-Qur’an dan hadits,pada usia muda,(30 th) sayyid Abdurrahman assyaiban diperintah oleh amir Ghazi raja dari kesultanan,yang memerintah pada th 1230-1281,untuk menyebarkan ajaran Islam kewilayah timur Nusantara.
atas kharomah sang wali Itu, perjuangannya mengajarkan tentang Molimo, selanjutnya perjuangan dakwahnya di teruskan oleh wali songo.
Sampai menjelang wafatnya Sayyid Abdurrahman Assyaibani di makamkan di desa Biting desa kutorenon kec Sukodono
Kabupaten Lumajang Jatim.
Dari pejiarah sampai yang tiraqat hingga kini banyak yang terus mendatangi Maqom Sayyid Abdurrahman asyyaibani.
( Sir )

Check Also

SUTAM : SAYA AKAN BAWA DESA GUCIALIT YANG LEBIH BAIK DAN LEBIH MAJU

Lintas Indonesia.co.id -Lumajang. Pantauan wartawan lintas Indonesia dari depan kantor balai desa gucialit,saat berlangsungnya pemilihan …

KEPALA DESA PULO DAN PERANGKATNYA KOMPAK BERPAKAIAN ADAT DAERAH LUMAJANG.

Lumajang media Lintas,Kamis,15 April 2021 suasana di Kantor Desa Pulo Kecamatan Tempeh tampak berbeda dari …

KAPOLRES LUMAJANG-AKBP EKA YEKTI HANANTO SENO APRESIASI HUT F-JINLU YANG KE-2

Lumajang- Media Lintas Indonesia, Ultah forum jurnalis independen nasional Lumajang (F-jinlu) ke 2,di selenggararakan pada …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!