Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Mahasiswa Buano Utara Datangi Gedung BPS SBB”

Mahasiswa Buano Utara Datangi Gedung BPS SBB”

SBB,Lintasindonesia-mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Nusa Puan (Hipma-Nusa Puan), mengunjuk rasa di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seram Bagian Barat. Rabu (4/12).

Dalam aksi ini, bertujuan meminta penjelasan langsung dari kepala badan pusat statistik terhadap data luas wilayah desa buano utara.

“Kami sangat sesalkan atas kinerja pemerintah daerah, dalam hal ini, BPS yang telah meriliskan luas wilayah Buano utara 35.98 km, sedangkan buano selatan 91.57 km”. ungkap Orator. Usnadin Tombalissa.

“padahal secara historis, desa buano utara, telah mekarkan desa Buano selatan menjadi desa admistratif”.

Sangat tidak masuk akal, kata pendemo “jumlah luas wilayah buano utara berada pada angka 35.98 km, mestinya harus berada pada angka teratas, bukan sebaliknya, karena desa buano utara, mekarkan desa buano selatan.

Ditambahkan dalam orasinya, Buano utara dengan jumlah dusun 4 (empat), sedangkan buano selatan dengan jumlah dusun 2 (dua), sumber datanya dari mana, sehingga buano selatan dengan jumlah luas wilayah berada pada posisi teratas. Kata tombalissa.

Oleh karena itu, kata orator mendesak pemerintah daerah, dalam hal ini, BPS dengan segara memperbaiki data jumlah luas wilayah antar dua desa tersebut, demi menjaga kenyamanan sebagai orang basudara di pulau buano.

aksi ini, akhirnya di temui langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik, Yuliana Marlissa

dalam tuntutan yang dibacakan oleh koordinator aksi, Wan Tamalene, diantaranya, menolak dengan tegas data pembagian hak ulayat yang dirilis oleh BPS, karena data tersebut tidak sesuai dengan fakta otentik dilapangan.

Meminta kata pimpinan aksi kepada Kepala BPS SBB,agar transparansi dalam persoalan sumber data, dengan melibatkan kedua pemerintah negeri buano utara, dan buano selatan, tokoh adat, dalam menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

Selama tiga hari waktu yang diberikan kepada Kepala BPS untuk turun ke pulau Buano, jika tidak, maka kami akan datangi kantor BPS dengan jumlah masa yang lebih besar. Tegasnya.

Sementara itu, arahan singkat yang disampaikan oleh kepala Badan Pusat Statistik, Yuliana Marlisaa, menjelaskan ada dua jenis data yang diriliskan oleh BPS yakni, data primer dan sektoral.

Data primer sumber datanya dari lembaga BPS itu sendiri, sementara data sektoral sumber datanya berasal dari bagian pemerintahan, dan hingga kini belum di verifikasi.(Anwar Tiha)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!