
Foto: Ditengah, Arif Firmanto. Kepala DKPP Kabupaten Sumenep
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pastikan kebutuhan petani terhadap pupuk bersubsidi 15 hari kedepan bakal aman.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi jenis UREA sebanyak 458 ton. Dengan tambahan pupuk tersebut semoga bermanfaat bagi petani.
“Alhamdulillah, mendekati akhir tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat alokasi tambahan pupuk bersubsidi,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep, Arif Firmanto,S.TP, M.Si.
Dia menambahkan, dengan adanya tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Pemkab Sumenep itu tidak lepas dari hasil kerja keras orang nomer satu dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi.
Sebagaimana, kata Arif, sesuai petunjuk dari Bupati Fauzi, pada 8 Desember lalu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi.
“Jadi, hari ini 15 Desember 2022 pengajuan tambahan alokasi pupuk bersubaidi dapat terealiasasi. Sumenep dapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi Urea sebanyak 458 ton,” jelasnya.
Oleh karena itu, dengan tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini merupakan salah satu bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep serius dalam mengawal pupuk bersubsidi, disamping juga melakukan monitoring terhadap proses distribusinya.
“Maka, dengan tambahan pupuk bersubsidi insyaAllah akan dapat mencukupi kebutuhan pupuk di Kabupaten Sumenep untuk tanaman dalam waktu 15 hari ke depan,” tegasnya. (Ys)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























