
Bengkulu, Seluma, lintasindonesia.co.id -Pemerintah Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bidang Bina Marga Telah menggelontorkan anggaran APBD Tahun 2022, telah melaksanakan kegiatan proyek rekonstruksi jalan Lapen melalui Pihak ketiga ( rekanan ), dengan alokasi dana nyaris Menelan Anggaran Satu Milyar atau Rp. 888.440.548.18, dengan jenis pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lapen.
Berdasarkan pantauan Media Online Lintas Indonesia Perw Prov Bengkulu, dalam pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lapen tersebut diduga pihak ketiga atau rekanan Abaikan Spesifikasi sebab berdasarkan data dukumentasi, material lapen terlihat jelas bercampur sebagian koral, dan split, sehingga terlihat pori-pori jalan terbuka dan Dikhawatirkan rekonstruksi jalan tersebut tidak bertahan lama. Keadaan demikian memicu pertanyaan, apakah dalam pelaksanaan sesuai petunjuk pelaksanaan ( juklak ) dan petunjuk teknis ( juknis ) ?. Karena notabene pekerjaan kegiatan proyek pemerintah yang menelan uang rakyat telah melalui tahapan proses panjang serta sangat memperhatikan dan membuat RAB dan Speak terbaik agar rekonstruksi jalan Lapen akan bertahan lama.
Menurut RE, salah seorang warga setempat, mengatakan ” kegiatan Rekonstruksi Jalan Lapen tersebut diragukan kwalitas nya, dan dikhawatirkan proyek pemerintah yang menelan uang rakyat tersebut tidak bertahan lama, karena komposisi material bercampurnya dengan batu koral “.
Pada dasarnya kami warga masyarakat kecil berterima kasih, karena jalan kami telah dibangun, namun harapan kami pihak rekanan atau pemborong tidak mengabaikan kwalitas pekerjaan nya, sehingga jalan oami ini awet dan bertahan lama demi kemajuan dan kepentingan umum, kalau baru hitungan bulan rekonstruksi jalan Lapen tersebut material nya hanyut dan buyar bagaimana? Pungkas RS.
Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Bina Marga Kabupaten Seluma Belum bisa dimintai Tanggapan nya. ( Fikri ).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























