Nunukan,Lintas Indonesia -Dalam tiga bulan terakhir,pihak Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM)Tirta Dharma Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara(Kaltara)mengalami kesulitan air baku.“Pasalnya salah satu sumber air baku yang berada di Embung Sungai
Bolong,Kelurahan Nunukan Tengah,Kecamatan Nunuan mengalami kekeringan.”
Hal ini diungkapkan oleh“Satrimo”yang selaku Kepala Satuan Kerja (Satker)Pengelolaan Jaringan Sumber Daya Air (PJSA)pada
Balai Wilayah Sungai(BWS) Kaltimtara kepada wartawan pada sabtu,11 Januari 2020 dinunukan.”
Masih menurut Satrimo bahwa,“Kita melihat kondisi di Embung Sungai Bolong yang mengalami kekeringan,air yang sedikit
dan keruh itu ternyata sudah tiga bulan tidak turun hujan maka,“Dengan adanya penanaman pohon-pahon ini bisa dapat menyerap air hujan sehingga potensi Embung bisa terisi,”ujarnya.
Menurut Satrimo bahwa,“Embung Sungai Bolong ini sudah dioperasikan selama kurang lebih Tujuh(7)tahun namun baru kali ini airnya terjadi penyusutan dan kekeringan. “Dengan adanya penambahan 10 embung itu diperkirakan belum cukup,mengingat dengan bertambahnya pertumbuhan penduduk di daerah Nunukan,dan kita juga sementara sedang membangun satu embung di Sungai
Fatimah,Kelurahan Nunukan Barat,”ungkapnya./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























