“Warnig Untuk LPPM MALUKU”
Masalah hak ulayat, antara kedua negeri, menuai masalah, terutama warga negeri buano utara, mereka sangat di rugikan atas kebijakan dan kinerja pemerintah daerah, dalam menentukan luas wilayah pada masing-masing negeri.
Hal ini disampaikan oleh toko muda asal Pulau Buano. Aden Palirone. Kepada koran LintasIndonesia. Melalui Via Watshap. Kamis (5/12).
Palirone, menjelaskan unjuk rasa rabu kemarin sebagai langkah awal, masih ada episode-episode berikutnya, untuk mendatangi kantor bupati sekaligus meminta pertanggungjawaban.
Mewakili masyarakat negeri buano uatara, perjuangan soal Hak Ulayat hingga titik darah penghabisan, sampai pemerintah daerah mengambalikan hak ulayat seperti Semula, berdasarkan fakta yang otentik. Tegasnya
Karena para leluhur menitipkan untuk menjaga dan memanfaatkan demi kesejahteraan anak cucu di kemudian hari.
Palirone juga, mengingatkan kepada LPPM Maluku untuk tetap eksis Dan bekerja dalam memperdayakan masyarakat buano. Sepanjang program yang di dukung oleh masyarakat.
Ditambahkan, jika ada gerakan tambahan dari LPPM yang betul-betul dapat Merugikan masyarakat di negeri Ini. Boleh dibilang melakukan hal yang serupa, kalau pun itu terjadi, kami tidak segan-segan untuk menyuruh LPPM Maluku Mengangkat kaki Dan segera pergi dari negeri ini. Tegasnya(Anwar Tiha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























