Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / BABEL / Belitung / Pelampung Jalur Laut Hilang, Ketua GPJS Belitung Akan Laporkan Prihal Tersebut ke Dinas Terkait

Pelampung Jalur Laut Hilang, Ketua GPJS Belitung Akan Laporkan Prihal Tersebut ke Dinas Terkait

Media-lintasindonesia.co.id –BELITUNG | Fasilitas keselamatan pelayaran di perairan Belitung kembali menjadi sorotan. Group Pancing Joran Sintak (GPJS) Belitung menemukan bahwa sejumlah pelampung jalur laut di depan Pulau Kalimuak yang terletak di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang berfungsi sebagai penanda navigasi bagi nelayan dan kapal yang melintas, dilaporkan hilang. (28/06/26).

Menanggapi kondisi yang dinilai membahayakan keselamatan pelayaran dan adanya beberapa kapal yang kandas di satu satunya alur untuk menuju ke laut tersebut, Ketua GPJS Belitung Indra menyatakan sikap tegas untuk segera melaporkan permasalahan ini ke dinas dan instansi terkait.

Membahayakan Navigasi Kapal dan Nelayan
Menurut Ketua GPJS Belitung, hilangnya pelampung pembatas atau penanda jalur laut ini bukan perkara sepele. Keberadaan pelampung tersebut sangat krusial, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk, guna menghindari kapal kandas akibat menabrak karang atau memasuki wilayah dangkal.

“Pelampung jalur laut ini adalah ‘rambu lalu lintas’ bagi para pelaut dan nelayan kita. Jika hilang, risiko kecelakaan laut otomatis meningkat tajam. Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa atau kapal karam baru ada tindakan,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media.

Langkah Cepat Menuju Dinas Terkait
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap keselamatan nelayan di laut, GPJS Belitung dalam waktu dekat akan melayangkan laporan resmi sekaligus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang, di antaranya:

-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung

-Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)

-Pihak Navigasi Kelautan Wilayah Setempat

GPJS berharap pemerintah dan otoritas terkait bisa segera melakukan investigasi atas hilangnya pelampung tersebut—apakah karena faktor alam (terbawa arus besar) atau adanya tindakan vandalisme oleh oknum tidak bertanggung jawab—serta segera melakukan pengadaan atau pemasangan kembali.

Imbauan Kepada Masyarakat Pesisir
Di akhir keterangannya, Ketua GPJS juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pesisir dan para nelayan untuk ikut serta menjaga aset-aset keselamatan laut.

“Kami juga meminta kepada rekan-rekan nelayan, jika melihat ada oknum yang sengaja merusak atau mengambil fasilitas penanda jalur laut ini, segera foto dan laporkan kepada kami atau pihak berwajib. Ini demi keselamatan kita bersama di laut,” pungkasnya.

(Red)

Check Also

Hari Ini, GPJS Belitung Resmi Akan Daftarkan 2 Tim Inti Lomba Memancing SINTAK BARO CUP 2026

Media-lintasindonesia.co.id -TANJUNGPANDAN ||Gerakan dan komitmen nyata ditunjukkan oleh komunitas mancing di Belitung menjelang digelarnya agenda …

Satlap Tri Cakti Dan Tim Resmob Polres Belitung Berhasil Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Di Berangkatkan Ke Jakarta.

Lintasindonesia.co.id –Tanjungpandan Belitung || Satlap Tri Cakti bersama Tim Resmob Polres Belitung kembali berhasil menggagalkan …

Lambat Nya Respon Dari Dinas Terkait, Ketua Lintas Media Indonesia dan GPJS Belitung Dukung Aksi Tegas Forum Nelayan Baro

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID ,BELITUNG, ||Gelombang protes terkait hilangnya pelampung suar pembatas jalur laut di kawasan Pulau Kalmoa …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!