Kalbar,MLI – Pemerintah Kota Singkawang memperingati Hari Nusantara tahun 2018 yang dipusatkan di Kelurahan Semelagi Kecil Hulu, Kecamatan Singkawang Utara, Kamis (13/12/2018)
“Peringatan Hari Nusantara kali ini mengangkat tema Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara Yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Peringatan Hari Nusantara ini, katanya, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bangsa Indonesia sebagai negara Kepulauan terbesar di dunia yang bercirikan Nusantara.
“Oleh karena itu, segenap bangsa Indonesia wajib memperingatinya dengan cara menyelenggarakan kegiatan di setiap instansi, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sekolah-sekolah dan masyarakat umum,” ujarnya.
Pada Hari Nusantara tahun ini, katanya, Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan melaksanakan kegiatan Restocking di Sungai Senggang.
“Hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian sumberdaya ikan yang ada di Sungai Senggang tersebut,” ungkapnya.
Kegiatan Restocking, katanya, tidak terlepas dari peringatan Hari Nusantara dalam upaya menjaga kekayaan, sumberdaya laut dan ikan yang ada di perairan Nusantara.
Kemudian, sebagai Negara Kepulauan wilayah Nasional Indonesia adalah suatu hamparan perairan laut luas dengan puluhan ribu pulau yang tersebar didalamnya.
Dan merupakan suatu wilayah kesatuan laut Nusantara (Mare Nostrum) dan pulau yang bulat dan utuh dengan wilayah udara diatasnya.
Perjuangan untuk mempertahankan kepentingan nasional tersebut berujung pada pengakuan Indonesia sebagai Negara Kepulauan terbesar di dunia (The Biggest Archipelagic State).
“Oleh karenanya, tidak ada alasan lain bagi kita untuk tidak memperingatinya setiap tahun, karena deklarasi tersebut mengandung makna dan arti sebagai penyatuan wilayah NKRI,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Singkawang, Yusnita mengatakan, melalui Peringatan Hari Nusantara dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan yang ada di Kota Singkawang.
Mengingat Singkawang merupakan salah satu kota pesisir di Kalimantan Barat, yang mana empat dari lima kecamatan yang ada di Singkawang berada di wilayah pesisir.
“Nelayan kita harus diberdayakan karena mereka juga merupakan pembantu dalam menjaga kedaulautan perairan Indonesia,” ujarnya.
Jangan sampai nelayan Singkawang jauh tertinggal daripada nelayan yang berasal dari daerah lain di Indonesia, sehingga mereka tidak bisa bersaing dalam mendapatkan ikan dengan nilai ekonomis yang tinggi.
(GUN)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























