
Lingga Sengkep,lintasindonesia.co.id _Pumuda desa Kote dalam menyabut malam 7 likuran selepas mereka sholat Isyak, mereka mengelar acara malam 7 likuran beramai ramai di pelabuhan desa Kote 6-4-2024 malam.
Acara ini dibuat selain di rumah masing-masing mereka juga buat acara di pelabuhan desa Kote atas dukungan saudara Alim, dan kawan-kawan maka acara menyabut malam 7 tujuh likuran di buat juga di pelabuhan desa Kote untuk meperingati malam 7 tujuh likuran 1445 hijiriah.
Makanan dan minuman disajikan di atas meja yang ada di pelabuhan, acara berjalan dengan baik, dan penuh kekompakan.
Acara tersebut diselangarakan atas dasar kesadaran sebagai seorang muslim yang ingat akan malam 7 tujuh likuran yang mana pada malam ini menurut Islam malam turun nya Lailatul Qadar.
Di desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir ini, sudah menjadi suatu tradisi dalam menyabut malam 7 tujuh. likuran dengan membuat acara makanan, dari rumah kerumah, untuk para tamu yang datang pada malam harinya pada malam 7 tujuh likuran yang dihiasi halaman rumah dengan lampu pelita yang di isi dengan bahan bahan bakarnya adalah minyak tanah degan di pasang di setiap rumah.
Menurut saudara “Alim acara ini kita buat atas kesadaran sebagai umat muslim, baik itu di Masjid maupun dari rumah kerumah itu sudah hal yang biasa di buat orang-orang desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir di malam 7 tujuh likuran ini,’ katanya.
Hasil pantauan media ini makanan Khusus desa Kote pun ikut disajikan pada malam tujuh likuran tersebut tidak ada minuman beralkohol Napak juga pintu Gerbang yang dihiasi dengan lampu pelita yang dibuat pemuda desa ini, acara berjalan tenteram penuh keceriaan dan kekompakan sampai usai.
(KS).
.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























